Sri Dinengsih
Prodi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KECEMASAN TERHADAP PEMILIHAN TEMPAT PERSALINAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Lilis Sriyati Munthe; Sri Dinengsih
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4690

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 era new normal, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal, aman bagi pasien dan bidan dengan berbagai penyesuaian berdasarkan panduan penanganan COVID-19 atau protokol Kesehatan pada ibu yang akan melakukan persalinan Jumlah persalinan mengalami penurunan sebesar 30% pada Puskesmas Pondok Gede Bekasi. Tujuan: mengetahui hubungan pengetahuan dan kecemasan terhadap tempat pemilihan persalinan di masa pandemi COVID-19. Metode: Metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling berjumlah 60 responden yang sesuai dengan kriteria. Waktu penelitian pada bulan Juli 2021 di UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi dengan instrumen kuesioner. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis univariat diketahui Ibu hamil dengan pengetahuan baik 91,7%. Ibu hamil dengan kecemasan 63,3%. Hasil analisis bivariate diketahui tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi (nilai p value = 0,30), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi (nilai p value = 0,01). Kesimpulan dan Saran: tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi, dan ada hubungan antara kecemasan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi. Diharapkan tenaga kesehatan mengadakan penyuluhan tentang dapat meningkatkan pengetahuannya tetang pandemi covid 19 dan menurunkan kecemasan persalinan pada masa pandemi covid 19 agar dapat membantu pemerintah dalam pengembangan program kesehatan terutama program Kesehatan Ibu dan Anak.
the HUBUNGAN PERAN BIDAN DAN PENGETAHUAN DENGAN KINERJA KADER DALAM PENDOKUMENTASIAN SISTEM INFORMASI POSYANDU (SIP) Sri Dinengsih; Euis Nur Asiah
Jurnal Kebidanan VOLUME 15, NO.02 Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v15i02.635

Abstract

Latar Belakang: Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2014 terdapat 280.225 posyandu di Indonesia hanya 40% yang masih aktif. Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 jumlah posyandu mencapai 50.046 posyandu dengan katagori posyandu mandiri hanya sebanyak 40% dan sebanyak 60% posyandu lainnya belum mandiri yang disebabkan kekurangan kader karena idealnya jumlah kader di setiap posyandu minimal sebanyak 5 sehingga bila dijumlahkan kebutuhan kader posyandu di Jawa Barat mencapai 250.230 orang kader. Jumlah kader posyandu Jawa Barat baru sekitar 180.000 orang dengan rata-rata jumlah kader posyandu baru sekitar 3,6 kader per posyandu bahkan di daerah pelosok jumlah kader lebih sedikit hanya sebanyak 2 orang.Tujuan; Penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran bidan dan pengetahuan dengan kinerja kader dalam pendokumentasian sistem informasi posyandu (SIP) di Desa Cinisti Kabupaten Garut tahun 2019. Metodologi: penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian yaitu seluruh kader posyandu di sebanyak 68 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan model pertanyaan tertutup. Kuesioner ini telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: bahwa terdapat hubungan anatar variabel pengetahuan dengan niali p-value sebesar 0,003, sedangkan variabel peran bidan tidak terdapat hubungan dengan perilaku kader dalam pendokumentasian SIP dengan nilai p-value sebesar 0,774. Kesimpulan dan saran: pengetahuan yang baik memiliki hubungan dengan kinerja kader dalam pendokumentasian Sistem informasi posyandu. Diharapkan puskesmas memberikan pendidikan dan pelatihan secara rutin supaya meningkatkan kinerja kader dalam pendokumentasian SIP Kata Kunci : Kader, Peran Bidan, Sistem informasi, Posyandu, Pengetahuan