Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENANAMAN NILAI CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN LITERASI MEMBACA CERITA RAKYAT DI SEKOLAH DASAR 19 TANJUNG HARAPAN BATUBARA Liliana Agusfrina Nasution; Novi Astika Rambe; Yakobus Ndona
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v14i1.45219

Abstract

The purpose of this study was to analyze the influence of literacy activities reading folklore on the inculcation of the value of loving the motherland in Tanjung Harapan Batubara Elementary School 19. The research method used is a quasi-experimental method involving 40 students as a research sample. The results showed that literacy activities reading folklore had a positive and significant influence on instilling the value of loving the motherland in students. It is hoped that literacy activities reading folklore will be an alternative approach to strengthening student character in developing a sense of love for the motherland. This research makes an important contribution to the development of character education and more creative learning methods at the elementary level.Keyword: Literacy Activities, Reading Folktales, Elementary School, Love For The Homeland Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kegiatan literasi membaca cerita rakyat terhadap penanaman nilai cinta tanah air di Sekolah Dasar 19 Tanjung Harapan Batubara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen semu melibatkan 40 siswa sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi membaca cerita rakyat memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penanaman nilai cinta tanah air pada siswa. Diharapkan kegiatan literasi membaca cerita rakyat menjadi alternatif pendekatan untuk memperkuat karakter siswa dalam mengembangkan rasa cinta tanah air. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan karakter dan metode pembelajaran yang lebih kreatif di tingkat dasar.Kata Kunci: Kegiatan Literasi, Membaca Cerita Rakyat, Sekolah Dasar, Cinta Tanah Air
Analisa Efekivias Pentingnya Pendidikan Pancasila dalam Membangun Civic DispositionMurid dalam KonteksKurikulum MerdekaPada Siswa UPT SDN 19 Tanjung Harapan Liliana Agusfrina Nasution; Novi Astika Rambe
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pentingnya pembelajaran pendidikan Pancasila dalam meningkatkan civic disposition siswa dalam konteks Kurikulum Merdeka. Civic disposition ini mencakup elemen-elemen seperti rasa cinta tanah air, saling menghormati, dan karakter kewarganegaraan.  Oleh sebab itu pendidikan Pancasila hadir di setiap jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Metode penelitian:penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan   pengumpulkan   data   melalui kegiatan observasi, wawancara, dan kuesioner kepada siswa SDN 19 Tanjung Harapan.Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menilai ada aau tidaknya perubahan dalam pemahaman siswa terhadap civic disposition yang mencakup elemem-elemen cinta tanah air, saling menghormati dan karakter kewarganegaraan.Hasil penelitian: menunjukkan  bahwa  pembelajaran  Pendidikan Pancasila  dalam membangun civics disposition murid pada Kurikulum Merdeka memiliki pemahaman dalam Pendidikan Kewarganegaraan, fokusnya adalah pada pembentukan karakter kewarganegaraan, pemahaman, serta penghayatan nilai nilai dan penerapan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar filosofis dan pandangan hidup bangsa. Kesimpulan: pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam membangun civics disposition pada  konteks Kurikulum Merdeka dirancang agar menjadi pengalaman belajar yang menarik pada pemahaman dalam Pendidikan Kewarganegaraan, fokusnya adalah pada pembentukan karakter kewarganegaraan.