Dessy Haqiki Wulandari
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI ERA DIGITAL PADA SD NEGERI 054906 TEBASAN LAMA Dessy Haqiki Wulandari; Priska Nurlia Br Simanungkalit; Yakobus Ndona
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v14i1.45307

Abstract

This research aims to identify the challenges in civic education in the digital era at SD Negeri 054906 Tebasa Lama and provide solutions to overcome them. The challenges faced include limited access and digital skills of students and teachers, minimal time allocated for civic education, lack of digital-based civic education resources, limited parental involvement in civic education, and various information that can confuse students in understanding civic issues. The proposed solutions are to improve the access and digital skills of students and teachers, increase the time allocated for civic education, utilize digital-based civic education resources, involve parents in civic education, and provide clear and structured explanations to students about civic issues. The results of this research can help SD Negeri 054906 Tebasa Lama in overcoming the challenges of civic education in the digital era.Keyword: Educational Challenges, Citizenship Education, Digital Era Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam pendidikan kewarganegaraan di era digital pada SD Negeri 054906 Tebasa Lama dan memberikan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Tantangan yang dihadapi meliputi terbatasnya akses dan keterampilan digital siswa dan guru, minimnya waktu yang disediakan untuk pembelajaran kewarganegaraan, kurangnya sumber daya pembelajaran kewarganegaraan yang berbasis digital, kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan kewarganegaraan, dan beragamnya informasi yang dapat membingungkan siswa dalam memahami isu-isu kewarganegaraan. Solusi yang diajukan adalah meningkatkan akses dan keterampilan digital siswa dan guru, menambah waktu pembelajaran kewarganegaraan, memanfaatkan sumber daya pembelajaran kewarganegaraan yang berbasis digital, melibatkan orang tua dalam pembelajaran kewarganegaraan, dan memberikan penjelasan yang jelas dan terstruktur pada siswa tentang isu-isu kewarganegaraan. Hasil penelitian ini dapat membantu SD Negeri 054906 Tebasa Lama dalam mengatasi tantangan pendidikan kewarganegaraan di era digital.Kata Kunci: Tantangan Pendidikan, Pendidikan Kewarganegaraan, Era Digital
EFEKTIVITAS MODEL CONTEXTUAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR Dessy Haqiki Wulandari
PROCEEDING UMSURABAYA 2023: Prosiding Conference of Elementary Studies (CES) 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi numerasi merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki oleh siswa sejak Sekolah Dasar. Literasi numerasi dilaksanakan dengan berbagai model pembelajaran pendukung seperti model contextual learning (CTL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model contextual learning dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar pada pembelajaran matematika materi pengolahan dan penyajian data. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemudian data dianalisis menggunakan paired sample t-test. Uji prasyarat yang dilakukan dalam penelitian ini berupa uji normalitas dan uji homogenitas sebelum dilakukannya uji parametrik paired sample t-test. Subjek penelitian ini adalah 23 siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan sig. 0,00 < α 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa model contextual learning efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa kelas V SDN 104208 Cinta Rakyat. Peningkatan tersebut dapat dilihat melalui kenaikan nilai rata-rata siswa pada saat pretest sebesar 81,09 dan pada saat posttest sebesar 85,43. Kata Kunci: CTL; literasi numerasi; sekolah dasar