This Author published in this journals
All Journal Jurnal HUMANIS
Frenty RSN
ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN SENAM HAMIL SEBAGAI UPAYA MEMPERSIAPKAN FISIK DAN PSIKOLOGIS DALAM ENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS KANOR Frenty RSN
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pembangunan kesehatan sesuai dengan tujuan dari pembangunan millennium. Kematian ibu dapat dicegah hingga 22% yaitu melalui antenatal care yang teratur, mendeteksi dini adanya komplikasi dalam kehamilan, hidup sehat, pelaksanaan inisiasi menyusui dini, serta pelaksanaan senam hamil secara teratur. Salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan yang bertujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil adalah senam hamil. Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Gangguan psikologis pada ibu hamil juga dapat berpengaruh buruk terhadap perkembangan janin. Pada ibu hamil yang mengalami stress yang berkepanjangan dapat menimbukan hambatan perkembangan pada janin. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan adalah latihan fisik. Latihan fisik yang dapat dilakukan selama masa kehamilan salah satunya adalah senam hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kampanye praktik senam hamil untuk mengatasi ketidaknyamanan dan kecemasan.Sasaran penyuluhan senam hamil adalah ibu hamil warga Desa Dander Kec. Dander, Kab. Bojonegoro yang mengikuti pengabdian masyarakat sebanyak 15 orang . Jadwal kegiatan tersebut dibuat menyesuaikan dengan tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu menemukan masalah kesehatan klien/keluarga.Hasil dari kegiatan ini bahwa Masyarakat kurang menyadari pentingnya mempersiapkan fisik dan psikologisnya menghadapi persalinan. Membiarkan ketidaknyamanan yang dirasakan dan menganggap itu adalah hal yang wajar dalam kehamilan yang tidak memerlukan intervensi. Cemas yang dirasakan tidak diakomodir dengan baik sehingga yang seharusnya ibu hamil tenang menunggu detik-detik persalinan menjadi kaku dan ini berdampak pada otot jalan lahir.