Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Self Control dengan Kecanduan Media Sosial (Instagram) pada Siswa Kelas X di SMA Keluarga Widuri Jakarta Selatan Arsyfa Rahmanissa; Vella Fitrisia Agustina; Sri Cahya Kencana
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 2: Agustus (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i2.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara self control dengan kecanduan media sosial (Instagram) pada siswa kelas X di SMA Keluarga Widuri Jakarta Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah 112 siswa kelas X di SMA Keluarga Widuri Jakarta Selatan. Metode pengumpulan data dalam peneletian ini menggunakan skala kontrol diri oleh Tangney, Baumeister, dan Boone (2004) untuk mengukur kontrol diri dan skala Social Media Addiction-student Form (SMA-SF), yang disusun oleh Sahin (2018) untuk mengukur kecanduan media sosial (instagram). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (rxy) = 0.775 dengan p = 0,000 (p < 0,050). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara kontrol diri dengan kecanduan media sosial (Instagram), sehingga Ha diterima. Koefisien determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 0,600 hal tersebut menunjukkan bahwa variabel kontrol diri memiliki kontribusi sebesar 60% terhadap variabel kecanduan media sosial (Instagram) pada siswa kelas X dan sisanya 40% dipengaruhi oleh faktor lain.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesehatan Mental pada Remaja Rumah Tahfiz Da Alif Fia Al – Mahdi; Mia Anita Lestari; Sri Cahya Kencana
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1: Maret (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v3i1.592

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeahui apakah terdapat hubungan antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesehatan Mental pada Remaja Tahfiz DA. variable Dukungan Sosial Teman Sebaya diukur menggunakan alat ukur Peer Support Questionnaire (PSQ) oleh Alaei & Hosseinnezhad (2020), dan variabel Kesehatan Mental diukur menggunakan alat ukur Brief Mental Health Inventory -12 (BMHI-12) oleh Aziz & Zamroni (2019). Penelitian ini menggunakan 100 populasi remaja dengan menggunakan Non-Probability Sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis Pearson Product Moment yang diuji dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 22 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan ke arah positif antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesehatan Mental pada Remaja.
Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Bekerja di Universitas Tama Jagakarsa La Ode Shalza Yusharyahya; Mira Rizki; Sri Cahya Kencana
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Tama Jagakarsa. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pekerja menghadapi tuntutan yang kompleks, baik dari aspek akademik maupun pekerjaan, sehingga kemampuan dalam mengatur diri dan mempertahankan konsentrasi menjadi sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar. Self-regulation dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang untuk mengatur proses berpikir, perasaan, serta tindakannya secara terarah dalam rangka mencapai tujuan tertentu, yang secara konseptual diyakini berperan dalam meningkatkan konsentrasi saat belajar. Namun demikian, dalam konteks mahasiswa bekerja, terdapat berbagai faktor eksternal seperti beban kerja, tekanan waktu, kelelahan fisik, serta kondisi lingkungan belajar yang dapat memengaruhi efektivitas regulasi diri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional, serta melibatkan sebanyak 150 mahasiswa aktif yang juga bekerja sebagai partisipan. Instrumen penelitian terdiri atas Skala Self-Regulation yang mencakup aspek Impulse Control, Self-Direction, Decision Making, dan Goal Orientation, serta Skala Konsentrasi Belajar. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan uji korelasi Spearman guna mengidentifikasi keterkaitan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar (r = -0,112, p = 0,175), dengan nilai koefisien determinasi yang sangat rendah (R² = 0,014). Temuan ini mengindikasikan bahwa Self-Regulation bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi konsentrasi belajar pada mahasiswa yang bekerja. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal atau kontekstual kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kemampuan regulasi diri. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain seperti dukungan sosial, manajemen stres, keseimbangan antara pekerjaan dan studi, serta faktor lingkungan belajar untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.