p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EXPLORE Explore
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS DAN RECOVERY BUKTI DIGITAL PADA MEDIA SOSIAL DI PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID Rendi Prasetyawan; Rini Indrayani
Jurnal Explore Vol 13, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v13i2.693

Abstract

Penggunaan dan perkembangan media sosial berbasis internet yang cepat memberikan dampak yang baik bagi pengguna sebagai fasilitas untuk dapat berkomunikasi jarak jauh dan dapat diakses melalui genggaman ponsel android yang sangat praktis. Namun tentu saja sisi positif tersebut diikuti dengan isu kejahatan cyber. Penanggulangan terhadap tindak kejahatan di media sosial dapat dilakukan dengan memperbanyak literasi tentang cyber security tetapi apabila terjadi tindak kejahatan serius yang merugikan perlu dilakukan tindakan pemeriksaan untuk keperluan proses hukum dan pembelajaran. Salah satu Tindakan lanjutan yang dibutuhkan dalam tindakan pemeriksaan tersebut adalah forensik digital. Melakukan tindakan Mobile Forensik dan Digital Forensik untuk analisis bukti digital tindak kejahatan cyber akan meningkatkan persentase penemuan bukti yang konkret untuk membantu pihak berwajib dalam mengambil keputusan terhadap kasus kejahatan cyber. Penelitian ini mengangkat permasalahan yang sering ditemui pada proses forensik digital mengenai pencarian bukti-bukti digital pada kasus tertentu menggunakan framework forensik National Institite of Justice (NIJ). Penelitian ini menggunakan 2 aplikasi media social populer yaitu WhatsApp dan Line yang diujikan.  Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi media sosial pada perangkat android dalam keadaan UnRoot memiliki persentase yang rendah dalam penemuan bukti digital yaitu  40% untuk aplikasi WhatsApp dan 30% pada apliksi Line sedangkat pada perangkat android yang telah dilakukan Root maka persentase keberhasilan meningkat pesat menjadi 90% pada masing-masing aplikasi berdasarkan skenario yang telah ditentukan.
ANALISIS DAN RECOVERY BUKTI DIGITAL PADA MEDIA SOSIAL DI PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID Rendi Prasetyawan; Rini Indrayani
Jurnal Explore Vol 13, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v13i2.693

Abstract

Penggunaan dan perkembangan media sosial berbasis internet yang cepat memberikan dampak yang baik bagi pengguna sebagai fasilitas untuk dapat berkomunikasi jarak jauh dan dapat diakses melalui genggaman ponsel android yang sangat praktis. Namun tentu saja sisi positif tersebut diikuti dengan isu kejahatan cyber. Penanggulangan terhadap tindak kejahatan di media sosial dapat dilakukan dengan memperbanyak literasi tentang cyber security tetapi apabila terjadi tindak kejahatan serius yang merugikan perlu dilakukan tindakan pemeriksaan untuk keperluan proses hukum dan pembelajaran. Salah satu Tindakan lanjutan yang dibutuhkan dalam tindakan pemeriksaan tersebut adalah forensik digital. Melakukan tindakan Mobile Forensik dan Digital Forensik untuk analisis bukti digital tindak kejahatan cyber akan meningkatkan persentase penemuan bukti yang konkret untuk membantu pihak berwajib dalam mengambil keputusan terhadap kasus kejahatan cyber. Penelitian ini mengangkat permasalahan yang sering ditemui pada proses forensik digital mengenai pencarian bukti-bukti digital pada kasus tertentu menggunakan framework forensik National Institite of Justice (NIJ). Penelitian ini menggunakan 2 aplikasi media social populer yaitu WhatsApp dan Line yang diujikan.  Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi media sosial pada perangkat android dalam keadaan UnRoot memiliki persentase yang rendah dalam penemuan bukti digital yaitu  40% untuk aplikasi WhatsApp dan 30% pada apliksi Line sedangkat pada perangkat android yang telah dilakukan Root maka persentase keberhasilan meningkat pesat menjadi 90% pada masing-masing aplikasi berdasarkan skenario yang telah ditentukan.
Analisis dan Recovery Bukti Digital pada Media Sosial di Perangkat Mobile Berbasis Android Rendi Prasetyawan; Rini Indrayani
Explore Vol 13 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v13i2.29

Abstract

Penggunaan dan perkembangan media sosial berbasis internet yang cepat memberikan dampak yang baik bagi pengguna sebagai fasilitas untuk dapat berkomunikasi jarak jauh dan dapat diakses melalui genggaman ponsel android yang sangat praktis. Namun tentu saja sisi positif tersebut diikuti dengan isu kejahatan cyber. Penanggulangan terhadap tindak kejahatan di media sosial dapatdilakukan dengan memperbanyak literasi tentang cyber security tetapi apabila terjadi tindak kejahatan serius yang merugikan perlu dilakukan tindakan pemeriksaan untuk keperluan proses hukum dan pembelajaran. Salah satu Tindakan lanjutan yang dibutuhkan dalam tindakan pemeriksaan tersebut adalah forensik digital. Melakukan tindakan Mobile Forensik dan Digital Forensik untuk analisis bukti digital tindak kejahatan cyber akan meningkatkan persentase penemuan bukti yang konkret untuk membantu pihak berwajib dalam mengambil keputusan terhadap kasus kejahatan cyber. Penelitian ini mengangkat permasalahan yang sering ditemui pada proses forensik digital mengenai pencarian bukti-bukti digital pada kasus tertentu menggunakan framework forensik National Institite of Justice (NIJ). Penelitian ini menggunakan 2 aplikasi media social populer yaitu WhatsApp dan Line yang diujikan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi media sosial pada perangkat android dalam keadaan UnRoot memiliki persentase yang rendah dalam penemuan bukti digital yaitu 40% untuk aplikasi WhatsApp dan 30% pada apliksi Line sedangkat pada perangkat android yang telah dilakukan Root maka persentase keberhasilan meningkat pesat menjadi 90% pada masing-masing aplikasi berdasarkan skenario yang telah ditentukan.
Analisis Live Forensics Keamanan Browser pada Marketplace (Studi Kasus : Tokopedia dan Bukalapak) Budun Sarsono; Rini Indrayani
Explore Vol 14 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v14i2.126

Abstract

Mobilitas tinggi manusia menuntut arus pertukaran informasi yang sangat cepat sehingga jumlah pertukaran data yang terjadi juga sangat tinggi. Salah satu alat pertukaran data yang sering digunakan dalam melakukan pertukaran data adalah browser, dan salah satu aktivitas yang sering digunakan dengan browser adalah aktivitas belanja online. Namun pilihan popular ini juga tidak lepas dari isu keamanan data. Salah satu upaya pengamanan data yang dapat dilakukan adalah dengan terus mengawasi penggunaan tools dan layanan yang digunakan oleh pelanggan dalam implementasi pengamanan data. Salah satu cara mengawasi penggunaan browser saat melakukan akses layanan belanja online adalah dengan melakukan inspeksi jejak login menggunakan analisis forensic digital khususnya Teknik live forensics seperti yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode Natinonal Institute of Justice (NIJ) dan sebuah scenario kasus yang diterapkan pada 30 akun email di 30 perangkat berbeda meamnfaatkan layanan belanja online Tokopedia dan Bukalapak. Hasil penelitian menunjukkan persentase indeks keamanan tertinggi untuk mengakses Tokopedia dan Bukalapak dimiliki oleh browser Mozilla Firefox dan indeks keamanan terendah dimiliki oleh browser Chrome.