Perkembangan transformasi digital telah membawa perubahan besar terhadap pola pengelolaan usaha, strategi pemasaran, dan sistem kerja organisasi bisnis, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di sisi lain, peningkatan persaingan bisnis modern menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari upaya menciptakan bisnis yang produktif dan berkelanjutan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pendampingan penerapan K3 dan strategi digital marketing sebagai upaya optimalisasi kinerja dan daya saing bisnis berkelanjutan. Penulisan artikel menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengkaji berbagai referensi ilmiah yang berkaitan dengan K3, digital marketing, transformasi digital UMKM, dan sustainability business. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan K3 mampu meningkatkan produktivitas kerja, mengurangi risiko kecelakaan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien. Selain itu, strategi digital marketing terbukti mampu meningkatkan efektivitas promosi, memperluas jangkauan pasar, memperkuat branding usaha, serta meningkatkan daya saing bisnis di era ekonomi digital. Integrasi antara penerapan K3 dan digital marketing menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan usaha karena mampu menciptakan keseimbangan antara efisiensi operasional, perlindungan tenaga kerja, dan inovasi bisnis berbasis teknologi. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan pemahaman K3 menjadi langkah penting dalam pengembangan usaha modern yang adaptif, kompetitif, dan berorientasi jangka panjang.