Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of Vocabulary Mastery and Critical Thinking Skills as Preparation for Scientific Presentations: Analisis Penguasaan Kosakata Dan Kemampuan Berpikir Kritis Untuk Bekal Presentasi Ilmiah Septi Nurhayati
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v5i2.1437

Abstract

The significance of students possessing public speaking skills is an issue that requires attention. As a university student, proficiency in public speaking, in this instance scientific presentations, is unquestionably essential. This is essential if you want to give a presentation, complete an assignment, participate in the community during KKN, etc. Clearly, doing all of this would be a very essential task. In this case, Public Speaking skills in the form of scientific presentations are often used by students, particularly during lectures, from the beginning to the final assignment that must be completed is the skill of presenting a scientific work. In almost all courses, students are frequently required to write and present scientific papers. Presentation is a form of communication that facilitates logical, precise, and persuasive thought. This study seeks to determine the direct relationship between vocabulary mastery and critical thinking skills and students' abilities to present scientific work. This research method is qualitative description, which provides explanations in the form of descriptions based on data from a variety of scientific sources. Using this methodology, researchers are able to explain in detail and in an organized manner the impact of vocabulary mastery and critical thinking skills on students' capacity to present scientific work. Based on the collection, analysis, and research of scientific data and references. The current research will investigate the relationship between vocabulary mastery and critical thinking skills, as well as the impact of these two factors on students' abilities to create scientific presentations
PENINGKATAN KOMPETENSI MELALUI PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU DI MA MA’ARIF NU SAINS AL-QUR’AN SUMBANG Septi Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 7: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang. Mitra tersebut beranggotakan guru dan tenaga kependidikan. Permasalahan yang ditemukan adalah keterampilan dalam bidang digital yang dimiliki oleh para guru saat ini masih sangat terbatas, terutama dalam menguasai teknologi yang dapat menunjang kemajuan dalam proses belajar mengajar peserta didik dan untuk meningkatkan kompetensi guru. Metode pelaksanaan pengabdian, antara lain: (1) Persiapan kegiatan; (2) Mekanisme pelaksanaan kegiatan, sebelum terjun ke lapangan, maka perlu dilakukan beberapa hal sebagai bentuk persiapan, antara lain: (a) Melakukan survey lokai di MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang. (b) Sosialisasi program kepada guru di Lingkungan MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang terkait rencana program pengabdian dan karakteristik guru yang terlibat dalam pelaksanaan program kerja. (3) Materi pengabdian, materi yang akan disampaikan kepada guru dalam pelatihan pembuatan video pembelajaran antara lain: (a) Menyiapkan materi untuk pembuatan video pembelajaran. (b) Menyiapkan aplikasi flimora. (4) Pelaksanaan pelatihan; pelatihan dilaksanakan terhadap guru-guru kelas dan tenaga kependidikan yang ada di MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang, menggunakan metode Direct Instruction. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan atau program Pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi guru dan pembelajaran yang yang lebih interaktif dan menyenangkan menggunakan video pembelajaran dengan memanfaatkan flimora; kemudian yang selanjutnya adalah untuk Publikasi artikel dalam jurnal.
Sosialisasi Etika Bermedia Sosial yang Positif Sebagai Upaya Membangun Pengguna Digital yang Bijak di Lingkungan MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang Septi Nurhayati; Dini Riandini
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.222

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja, termasuk peserta didik di tingkat madrasah aliyah. Di sisi lain, rendahnya pemahaman mengenai etika bermedia sosial berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, ujaran kebencian, perundungan siber, serta pelanggaran norma dalam berkomunikasi di ruang digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai etika bermedia sosial yang positif sebagai upaya membangun pengguna digital yang bijak di lingkungan MA Ma'arif NU Sains Al-Qur'an Sumbang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi secara langsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, persiapan materi dan media sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif dan antusias selama proses sosialisasi. Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menerapkan etika dalam menggunakan media sosial, mengenali dampak positif dan negatif aktivitas digital, serta memahami pentingnya bersikap kritis, bertanggung jawab, dan santun dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik sebagai pengguna media digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab sehingga dapat menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, dan beretika.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIVITAS SISWA MADRASAH ALIYAH Septi Nurhayati; Yurita Erviana; Lita
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i4.194

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah tidak hanya menuntut penguasaan teks, tetapi juga pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Namun, praktik pembelajaran di kelas masih cenderung berorientasi pada hafalan dan pemahaman teoritis sehingga keterampilan berpikir tingkat tinggi belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Project Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, kemampuan menganalisis dan mengevaluasi informasi, serta menghasilkan produk teks yang kreatif dan komunikatif. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Project Based Learning efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Comparative Sentiment Analysis of Indonesian Social Media Opinions on Fuel Subsidy Policy Using IndoBERT and NusaBERT Dini Ambarwati; Pungkas Subarkah; Septi Nurhayati
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 10 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v10i3.12964

Abstract

Rising geopolitical tensions in the Middle East have triggered public concerns in Indonesia regarding fuel subsidy policies and fuel availability. This study aims to compare the performance of IndoBERT and NusaBERT in classifying Indonesian public sentiment on social media related to fuel subsidy policies. Data were collected from X (Twitter) and Instagram comments between October and November 2025 using keywords such as “BBM”, “Pertalite”, “fuel subsidy”, and “Middle East conflict”. After filtering duplicate, spam, and irrelevant content, a total of 1,500 opinion texts were manually annotated into positive, neutral, and negative sentiment classes and divided using an 80:20 train-test split configuration. The preprocessing stage included case folding, text cleansing, slang word normalization, emoji removal, duplicate filtering, and tokenization. Both Transformer models were fine-tuned using the AdamW optimizer with a learning rate of 2e-5, batch size of 16, and 3 training epochs. Model performance was evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. Experimental results show that NusaBERT achieved better performance than IndoBERT, obtaining an accuracy of 96.3% and weighted F1-score of 96.3%, while IndoBERT achieved an accuracy of 92.5%. Additional evaluation through confusion matrix and error analysis indicates that both models still face challenges in handling sarcasm, ambiguous expressions, and mixed-context sentences commonly found in informal Indonesian social media text. The findings suggest that NusaBERT is more effective for Indonesian social media sentiment classification due to its stronger adaptation to informal language patterns.