Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Kualitas Hidup Pasien Sebelum Dan Sesudah Operasi Phacotrabeculectomy Berdasarkan Kuesioner NEI VFQ-25 Rahayu, Ni Kompyang; Tanhardjo, Jerry
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63543

Abstract

Latar Belakang: Katarak dan glaukoma merupakan penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan terutama di Indonesia dan di seluruh dunia, yang memberikan dampak negatif dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup. National Eye Institute Visual Functioning Questionnaire (NEI VFQ-25) adalah kuesioner yang sering digunakan dalam menilai kualitas hidup yang berhubungan dengan fungsi penglihatan. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pasien sebelum dan sesudah operasi phacotrabeculectomy berdasarkan kuesioner NEI VFQ-25. Metodologi: Studi cohort prospective, 34 sampel dengan consecutive sampling, periode Juli-Oktober 2024. Pasien dilakukan pengukuran visus, tekanan intraokuler (TIO) dan wawancara dengan menggunakan kuesioner NEI FVQ-25 kepada pasien katarak dengan glaukoma yang terjadwal phacotrabeculectomy 1 hari sebelum dan 4 minggu setelah operasi. Analisis statistik data numerik menggunakan uji t-berpasangan bila data terdistribusi normal, bila tidak digunakan uji Wilcoxon, dan data kategorik menggunakan uji chi-square. Nilai kemaknaan apabila nilai p < 0,05. Hasil: Rerata skor NEI VFQ-25 sebelum operasi 57.87, sedangkan rerata skor NEI VFQ-25 setelah operasi 69.46 (p=0.000). Selisih rerata skor NEI FVQ-25 sebelum dan sesudah operasi berdasarkan kategori; ocular pain memiliki selisih terbesar yaitu 24.27 (p=0.000), laki-laki 5.91 (p=0.005), perempuan 18.78 (p=0.000), dewasa 9.38 (p=0.001), lansia 13.59 (p=0.000), tidak sekolah 11.94 (p=0.180), sekolah dasar (SD) 14.94 (p=0.004), sekolah menengah pertama (SMP) 15.71 (p=0.006), sekolah menengah atas (SMA) 8.13 (p=0.010), perguruan tinggi 7.09 (p=0.063). Selisih rerata TIO sebelum dan sesudah operasi 9.21 mmHg (p=0.000), dan terjadi perbaikan visus pasca operasi (p=0.003). Kesimpulan: Kualitas hidup pasien katarak dengan glaukoma meningkat secara signifikan setelah operasi phacotrabeculectomy berdasarkan kuesioner NEI VFQ-25.