Fitrohtul Khasanah
Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Mahasiswa Magang dalam Implementasi Nilai “Keren” pada Pelayanan Pengadilan Agama Purworejo Naufal Khuwaedi; Fitrohtul Khasanah; Rahmatul Ummah; Shabrina Fatmasari Wahyu Untari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10499

Abstract

Kegiatan magang merupakan bentuk pembelajaran lapangan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori yang diperoleh di perkuliahan ke dalam lingkungan kerja nyata. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman magang dalam mengimplementasikan nilai-nilai “KEREN” (Konsisten, Efisien, Ramah, Elegan, dan Netral) dalam pelayanan pada pelayanan Pengadilan Agama Purworejo. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama satu bulan, dimulai dengan orientasi lingkungan kerja, pendampingan tugas pelayanan pada bagian resepsionis, serta pembelajaran penggunaan aplikasi digital seperti SIPP, SINDORO, dan e-Court. Selama magang, mahasiswa berperan dalam kegiatan pelayanan yang antara lain penerimaan tamu, menanyakan keperluan, dan memastikan tamu memperoleh informasi yang sesuai. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami peran strategis bahwa pelayanan sebagai garda depan lembaga peradilan dan menerapkan nilai-nilai “KEREN” dalam setiap aktivitas kerja. Implementasi nilai tersebut menjadikan pelayanan lebih profesional, efisien, dan beretika. Kegiatan magang ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, menumbuhkan karakter profesional, serta memperkuat pemahaman terhadap pentingnya etika dan nilai pelayanan di lingkungan peradilan.
Camouflaged Marriage Annulment: Harmonizing Al-Juwainī’s Fiqh and Religious Court Jurisprudence Lana Aufa Izza Muhammad; Fitrohtul Khasanah; Najih Abqori; Muhamad Mustahal; Mohammad Chaedar
Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajifl.v6i1.3909

Abstract

Camouflaged marriage annulment raises an important issue in contemporary Islamic family law because a marriage contract may appear formally valid while being used to conceal motives that contradict the purposes of marriage. This study examines how Imam Al-Juwainī’s thought on intention, honesty, and contractual validity can be harmonized with the jurisprudence of the Religious Court in marriage annulment cases. It focuses on Purworejo Religious Court Decision No. 157/Pdt.G/2024/PA.PWR. Using a qualitative method with a normative-empirical approach, this study combines textual analysis of Al-Juwainī’s Nihāyat al-Maṭlab with document analysis of court decisions and relevant Indonesian marriage law. The findings show that, in Al-Juwainī’s legal reasoning, the validity of a marriage contract depends not only on formal pillars and conditions, but also on the conformity of intention with maqāṣid al-nikāḥ. A concealed intention that defeats the purpose of marriage may therefore undermine the legitimacy of the contract. The court decision similarly treats deception, honesty, and the sacred purpose of marriage as central grounds for annulment. This study argues that classical fiqh and contemporary Religious Court jurisprudence can converge to protect substantive justice and preserve the moral objectives of marriage in Islamic family law.