Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ANALISA BEBAN KERJA PADA TNI Wirosuba Nugroho HS; Susilo Adi Purwantoro; Untung Hartono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.3781-3790

Abstract

Analisa beban kerja dapat dijelaskan sebagai suatu metode yang digunakan untuk mengevaluasi jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan individu atau tim dalam jangka waktu tertentu. Analisa ini sangat penting untuk mewujudkan postur organisasi yang terbaik melalui manajemen sumber daya manusia yang efisien dan efektif. Penerapan penilaian beban kerja pada TNI berguna untuk mengurangi tingkat stres yang harus dipikul oleh personel TNI di berbagai bidang tugasnya,  melalui berbagai macam program pendidikan dan latihan yang bermanfaat untuk meningkatkan keahlian personel,  pengadaan alat dan peralatan pendukung, punish and reward program, sampai dengan jenjang karir yang disiapkan bagi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan hubungan antara beban kerja dengan kinerja personel TNI dan perbedaan penerapan analisa beban kerja pada organisasi TNI dengan organisasi diluar TNI. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara,, observasi dan riset kepustakaan. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja personel TNI dan seiring dengan fungsi utama TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, analisa beban kerja tidak dapat sepenuhnya digunakan oleh TNI sebagai tolok ukur pembinaan atau pengelolaan sumber daya manusianya. Selain adanya kondisi dinamis yang harus dihadapi oleh personel TNI, tugas pokok TNI sebagai unsur perkuatan wilayah pertahanan yang memiliki fungsi sebagai deterrence effect bagi kekuatan asing yang ingin menguasai Negara Kesatuan Republik Indonesia juga harus diperhitungkan.
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas di Kesepuhan Sinarresmi dalam Mendukung Pertahanan Negara Wenni Mustika; Hikmat Zakky Almubaraq; Untung Hartono
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i4.8778

Abstract

Kesepuhan Sinarresmi has long been recognized for implementing a community-based food resilience system rooted in indigenous customary law. This study on Kesepuhan Sinarresmi aims to analyze the strategy for strengthening food resilience using an in-depth Qualitative Case Study approach. Data was collected through interviews, participant observation, and combined with a review of current literature related to food resilience, customary institutions, and non-military defense. The findings reveal that the food resilience strengthening strategy in Kasepuhan Sinarresmi proves effective through the integration of socio-cultural institutions and ecologically aligned agronomic practices.This food resilience system is sustained by: 1) Customary Institutions governing access and distribution; 2) The Leuit Institution (communal granary) serving as an inter-generational strategic reserve; and 3) The diversification of 68 Local Rice Varieties, which enhances resilience against crop failure and climate change. This model affirms the principle of community food sovereignty and functions as a robust logistical system, simultaneously serving as a best practice for non-military national defense.Based on the study conducted in Kesepuhan Sinarresmi, it is recommended that the Indigenous Community food reserve system be formally recognized and integrated into a policy framework. This is proposed as a strategic effort to strengthen national resilience against crises