Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Usaha dari Sumber Daya Lokal Sektor Pertanian: Kasus Pada Produk Kopi Tersertifikasi Indikasi Geografis (IG) Subkhi Abdul Aziz; Ria Jayanthi; Anggini Dinaseviani
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.718

Abstract

Pengembangan usaha kopi yang merupakan hasil sumber daya lokal daerah di sektor pertanian menjadi fokus perhatian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar wilayah produksi kopi. Sertifikasi Indikasi Geografis (IG) terhadap produk kopi daerah merupakan salah satu cara meningkatkan kesejahteraan petani melalui perlindungan hak atas produksi kopi yang mereka hasilkan. Namun, hanya mengandalkan sertifikasi IG belum cukup bagi produsen kopi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan mencari solusi yang diperlukan untuk meningkatkan potensi pengembangan usaha kopi tersertifikasi IG. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan mengambil kasus pada produk-produk kopi yang tersertifikasi IG. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada perwakilan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) yang berasal dari produk kopi, praktisi dan pelaku usaha produk IG. Selain itu dilakukan analisis data sekunder berupa dokumen terkait dengan kebijakan pemerintah dan pasar kopi. Hasil penelitian menunjukkan tantangan yang ditemui dalam pengembangan usaha kopi tersertifikasi IG, diantaranya adalah rendahnya pemahaman oleh produsen kopi dan konsumen lokal di Indonesia terhadap produk tersertifikasi IG, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan, kurangnya infrastruktur pendukung seperti jalan dan akses internet, dan minimnya modal yang dimiliki oleh produsen kopi. Adapun solusi yang diperlukan untuk pengembagan usaha kopi tersertifikasi IG adalah dukungan pemerintah melalui perbaikan kebijakan, pembangunan infrastruktur pendukung, pelatihan dan pendampingan usaha, serta penyediaan modal usaha. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pentingnya mendukung pengembangan usaha kopi tersertifikasi IG yang merupakan hasil dari sumber daya lokal daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempromosikan produk kopi berkualitas tinggi dari Indonesia.
Studi Bibliometrik Traditional Agri-Food yang Berkelanjutan dan Sirkular Anggini Dinaseviani; Ikhlas Pangaribowo Pambudi; Ria Jayanthi; Subkhi Abdul Aziz
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.734

Abstract

Kajian mengenai traditional agro-food telah banyak dilakukan. Untuk itu diperlukan melihat trend dari topik studi traditional agri-food dan memperdalam pemahaman terutama kaitannya dengan isu keberlanjutan dan ramah lingkungan. Tujuan dari riset ini adalah 1) untuk menganalisa literatur kepustakaan dari topik traditional agri-food berkelanjutan dan circular, 2) untuk memetakan state-of-the-art dari area topik traditional agri-food yang berkelanjutan dan circular, 3) untuk mengidentifikasi research gap dan kebaruan (novelty). Metode riset ini menggunakan metode bibliometrika untuk memperoleh ketelusuran yang baik dalam area topik riset ini. Database diperoleh dari database Scopus. Untuk melihat relevansi dari topik maka literatur ilmiah dipilih dan dianalisa dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis). Studi ini dilakukan menggunakan aplikasi VosViewer dan Biblioshinny (dari R Package). Temuan- studi ini berhasil menjaring sebanyak 379 publikasi yang berkaitan dengan topik traditional agrifood yang berkelanjutan dan circular dan selanjutnya perlu dianalisa lebih dalam. Hasil analisa bibliometric dari 379 publikasi menunjukkan bahwa keluaran publikasi untuk topik tersebut mulai marak sekitar tahun 2019 dan puncaknya di tahun 2022. Kecenderungan diskusi terkait traditional agri-food cukup bervariasi dengan tema besar berkaitan dengan sustainability dan circular economy. Adapun tematik lainnya adalah agri-food industry, life cycle assessment, agroecology, organic farming, agrifood supply chain, food quality, food safety. Hasil dari analisa bibliometric memetakan 6 topik cluster yang berkaitan dengan traditional agri-food. Adapun jurnal yang paling banyak menerbitkan artikel dengan topik traditional agrifood yang berkelanjutan dan circular adalah Sustainability (Switzerland). Tren publikasi terkini ke topik circular economy, climate change, agroecology, hingga sustainable production.