This Author published in this journals
All Journal GIZI INDONESIA
Ida Ruslita, Ida
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN LUNAK DAN ANALISIS SISA MAKANAN LUNAK DI BEBERAPA RUMAH SAKIT DI DKI JAKARTA, TAHUN 2011 Anwar, Irfanny; Herianandita, Edith; Ruslita, Ida
GIZI INDONESIA Vol 35, No 2 (2012): September 2012
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v35i2.126

Abstract

Pelayanan gizi merupakan salah satu fasilitas pelayanan di rumah sakit. Penyelenggaraan makanan lunak bertujuan  memberikan terapi diet yang sesuai dengan kondisi pasien untuk mempercepat penyembuhan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari perencanaan menu hingga  evaluasi. Dalam upaya penyelenggaraan makanan lunak di beberapa rumah sakit masih dijumpai keluhan pasien tentang  makanan  yang  disajikan.  Tujuan  penelitian  adalah  mengevaluasi  sistem  penyelenggaraan makanan  lunak  dan  menganalisis  persepsi  responden  terhadap  makanan  lunak  serta  alasan menghabiskan atau tidak menghabiskan makanan. Penelitian ini merupakan penelitian crossectional yangdilakukan di RSUD Pasar Rebo, RS Islam Sukapura, RS Persahabatan Jakarta. Populasi merupakan pasien yang  mendapat  makanan  lunak.  Sedangkan  sampel  adalah  sebagian  populasi  yang  diambil  secara purposive  sejumlah  30  orang  di  setiap  rumah  sakit.  Hasil  penelitian  menunjukkan  sebagian  besarresponden  adalah  laki-laki,  usia  36-50  tahun,  lulusan  SMA,  tidak  bekerja,  jenis  diet  bervariasi,  tidak terganggu  nafsu  makan, mempunyai  pengetahuan  yang  cukup  tentang  makanan  lunak.  Sebagian  besar responden  tidak  menghabiskan  makanan  pokok,  lauk  nabati  dan  sayuran.  Rata -rata  responden menghabiskan lauk hewani, hidangan penutup, dan makanan selingan. Alasan terbanyak responden tidak menghabiskan makanan adalah porsi terlalu banyak, kenyang, malas makan,  tidak suka dan rasa kurang enak.  Alasan  terbanyak  responden  menghabiskan  makanan  adalah  lapar,  porsi  cukup,  rasa  enak,  dan ingin cepat sembuh. Responden yang menilai variasi menu, penampilan menu, dan paduan rasa makanan baik  rata-rata  30%.  Belum  semua  tahapan  dalam  sistem  penyelenggaraan  makanan  banyak  dilakukan dengan  baik.  Kesimpulan  penelitian  sebagian  besar  makanan  lunak  yang  disajikan  belum  dapat dihabiskan  responden  dan  sistem  penyelenggaraan  makanan  lunak  masih  perlu  perbaikan  pada  menu, standar resep,  besar porsi, alat saji, hygiene dan sanitasi.  Disarankan untuk melakukan  perbaikan menu makanan  lunak,  variasi  bahan  makanan,  besar  porsi,  perbaikan  alat  saji,  penampilan  pramusaji  dan konseling gizi.Kata kunci: evaluasi penyelenggaraan makanan lunak, analisis sisa makanan, rumah sakit
EVALUASI SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN LUNAK DAN ANALISIS SISA MAKANAN LUNAK DI BEBERAPA RUMAH SAKIT DI DKI JAKARTA, TAHUN 2011 Anwar, Irfanny; Herianandita, Edith; Ruslita, Ida
GIZI INDONESIA Vol 35, No 2 (2012): September 2012
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.357 KB)

Abstract

Pelayanan gizi merupakan salah satu fasilitas pelayanan di rumah sakit. Penyelenggaraan makanan lunak bertujuan  memberikan terapi diet yang sesuai dengan kondisi pasien untuk mempercepat penyembuhan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari perencanaan menu hingga  evaluasi. Dalam upaya penyelenggaraan makanan lunak di beberapa rumah sakit masih dijumpai keluhan pasien tentang  makanan  yang  disajikan.  Tujuan  penelitian  adalah  mengevaluasi  sistem  penyelenggaraan makanan  lunak  dan  menganalisis  persepsi  responden  terhadap  makanan  lunak  serta  alasan menghabiskan atau tidak menghabiskan makanan. Penelitian ini merupakan penelitian crossectional yangdilakukan di RSUD Pasar Rebo, RS Islam Sukapura, RS Persahabatan Jakarta. Populasi merupakan pasien yang  mendapat  makanan  lunak.  Sedangkan  sampel  adalah  sebagian  populasi  yang  diambil  secara purposive  sejumlah  30  orang  di  setiap  rumah  sakit.  Hasil  penelitian  menunjukkan  sebagian  besarresponden  adalah  laki-laki,  usia  36-50  tahun,  lulusan  SMA,  tidak  bekerja,  jenis  diet  bervariasi,  tidak terganggu  nafsu  makan, mempunyai  pengetahuan  yang  cukup  tentang  makanan  lunak.  Sebagian  besar responden  tidak  menghabiskan  makanan  pokok,  lauk  nabati  dan  sayuran.  Rata -rata  responden menghabiskan lauk hewani, hidangan penutup, dan makanan selingan. Alasan terbanyak responden tidak menghabiskan makanan adalah porsi terlalu banyak, kenyang, malas makan,  tidak suka dan rasa kurang enak.  Alasan  terbanyak  responden  menghabiskan  makanan  adalah  lapar,  porsi  cukup,  rasa  enak,  dan ingin cepat sembuh. Responden yang menilai variasi menu, penampilan menu, dan paduan rasa makanan baik  rata-rata  30%.  Belum  semua  tahapan  dalam  sistem  penyelenggaraan  makanan  banyak  dilakukan dengan  baik.  Kesimpulan  penelitian  sebagian  besar  makanan  lunak  yang  disajikan  belum  dapat dihabiskan  responden  dan  sistem  penyelenggaraan  makanan  lunak  masih  perlu  perbaikan  pada  menu, standar resep,  besar porsi, alat saji, hygiene dan sanitasi.  Disarankan untuk melakukan  perbaikan menu makanan  lunak,  variasi  bahan  makanan,  besar  porsi,  perbaikan  alat  saji,  penampilan  pramusaji  dan konseling gizi.Kata kunci: evaluasi penyelenggaraan makanan lunak, analisis sisa makanan, rumah sakit