Pelayanan gizi merupakan salah satu fasilitas pelayanan di rumah sakit. Penyelenggaraan makanan lunak bertujuan memberikan terapi diet yang sesuai dengan kondisi pasien untuk mempercepat penyembuhan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari perencanaan menu hingga evaluasi. Dalam upaya penyelenggaraan makanan lunak di beberapa rumah sakit masih dijumpai keluhan pasien tentang makanan yang disajikan. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi sistem penyelenggaraan makanan lunak dan menganalisis persepsi responden terhadap makanan lunak serta alasan menghabiskan atau tidak menghabiskan makanan. Penelitian ini merupakan penelitian crossectional yangdilakukan di RSUD Pasar Rebo, RS Islam Sukapura, RS Persahabatan Jakarta. Populasi merupakan pasien yang mendapat makanan lunak. Sedangkan sampel adalah sebagian populasi yang diambil secara purposive sejumlah 30 orang di setiap rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besarresponden adalah laki-laki, usia 36-50 tahun, lulusan SMA, tidak bekerja, jenis diet bervariasi, tidak terganggu nafsu makan, mempunyai pengetahuan yang cukup tentang makanan lunak. Sebagian besar responden tidak menghabiskan makanan pokok, lauk nabati dan sayuran. Rata -rata responden menghabiskan lauk hewani, hidangan penutup, dan makanan selingan. Alasan terbanyak responden tidak menghabiskan makanan adalah porsi terlalu banyak, kenyang, malas makan, tidak suka dan rasa kurang enak. Alasan terbanyak responden menghabiskan makanan adalah lapar, porsi cukup, rasa enak, dan ingin cepat sembuh. Responden yang menilai variasi menu, penampilan menu, dan paduan rasa makanan baik rata-rata 30%. Belum semua tahapan dalam sistem penyelenggaraan makanan banyak dilakukan dengan baik. Kesimpulan penelitian sebagian besar makanan lunak yang disajikan belum dapat dihabiskan responden dan sistem penyelenggaraan makanan lunak masih perlu perbaikan pada menu, standar resep, besar porsi, alat saji, hygiene dan sanitasi. Disarankan untuk melakukan perbaikan menu makanan lunak, variasi bahan makanan, besar porsi, perbaikan alat saji, penampilan pramusaji dan konseling gizi.Kata kunci: evaluasi penyelenggaraan makanan lunak, analisis sisa makanan, rumah sakit