Eka Henny Purwanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan E-Government Pada Aplikasi SIKS-NG di Desa Sihiong Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba Eka Henny Purwanti
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 4 No. 1 (2023): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v4i1.6580

Abstract

Perkembangan teknologi ini juga sangat berpengaruh bagi sector public, secara khusus bagi jalannya roda pemerintahan di Indonesia yang kita kenal dengan e-government. Penerapan e-government merupakan salah satu cara pemerintah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan implementasi e-government juga beragam, salah satunya dengan cara melakukan pembaruan data melalui verifikasi dan valiasi data menggunakan aplikasi Sosial Next Generation Geographic Information System (SIKS-NG). Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011, tentang Penanganan Fakir Miskin, dan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 57/HUK/2017, tentang Penetapan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin Tahun 2017, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia memperoleh mandat untuk melakukan verifikasi dan validasi (verivali) data setiap tahun sekali. Verifikasi dan validasi tersebut dilakukan berdasarkan by name by address, yang ada di SIKS-NG menjadi acuan pada pelaksanaan program penanganan fakir miskin. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, bahwa implementasi aplikasi SIKS-NG dalam pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menghasilkan data yang sesuai dengan kondisi yang sesuai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lapangan, masalah yang sering muncul dalam proses implementasi yaitu data yang berada di Aplikasi SIKS-NG berupa NIK keluarga penerima manfaat tidak sesuai dengan data di lapangan sehingga menyebabkan data tersebut tidak bersinergi , sehingga pada saat dilakukan pengusulan DTKS terjadi ketidak cocokan dan ketidak validan data dalam system aplikasi SIKS-NG. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjawab dan memecahkan gejala sosial yang terjadi dan berusaha memberikan gambaran-gambaran yang jelas tentang permasalahan objek penelitian
Analisis Inovasi Produk, Pemanfaatan Modal Sosial, dan Tantangan Adaptasi Digital Gaho, Esterlita; Laowo, Firilia; Eka Henny Purwanti
Jurnal Ilmu Sosial Dan Politik Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/jispol.v5i1.2835

Abstract

Sektor startup teknologi di Indonesia, dengan Jakarta sebagai pusatnya, adalah motor penggerak ekonomi global yang menghadapi persaingan ketat, sehingga inovasi produk menjadi fondasi utama keberhasilan mereka di pasar yang dinamis. Di samping itu, modal sosial berupa jaringan, norma, dan kepercayaanm berperan krusial dalam mendukung pertumbuhan bisnis startup melalui kolaborasi dan akses sumber daya, meskipun di era disrupsi digital ini, mereka juga harus menghadapi tantangan signifikan dalam adaptasi terhadap teknologi baru, model bisnis digital, dan perubahan perilaku konsumen. Metode penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil : Inovasi produk sangat penting bagi pelaku usaha untuk tetap relevan di pasar yang dinamis; keberhasilannya tidak hanya bergantung pada kemampuan internal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh modal sosial seperti jaringan dan kepercayaan, yang dapat menjadi pendorong atau penghambat proses inovasi. Modal sosial yang meliputi jaringan, kepercayaan, dan norma, adalah aset vital yang memengaruhi kemampuan organisasi dalam menghadapi transformasi digital, memfasilitasi pengembangan serta adopsi teknologi baru melalui kolaborasi dan pertukaran informasi yang efisien. Dalam menghadapi tantangan adaptasi digital seperti kecepatan teknologi dan kesenjangan keterampilan, individu dan organisasi sangat bergantung pada pengalaman kolektif dan interaksi sosial (modal sosial), yang berfungsi sebagai katalisator untuk strategi penyesuaian diri dan pembelajaran berkelanjutan.