Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOFT CLUSTERING DENGAN ALGORITMA FUZZY K-MEANS (STUDI KASUS : PENGELOMPOKAN DESA DI KOTA TIDORE KEPULAUAN) Johra, Muhamad Budiman
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 2 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.405 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol15iss2pp385-392

Abstract

Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan merupakan salah satu dari tujuh agenda Pembangunana RPJMN IV Tahun 2020-2024. Setiap wilayah tentunya memiliki potensi yang berbeda, baik potensi fisik maupun non-fisik. Perbedaan inilah yang menjadi dasar dalam pengelompokan desa sehingga pembangunan desa menjadi lebih terarah. Secara umum metode klaster dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu hard clustering dan soft clustering. Pada hard clustering setiap objek dipetakan terhadap setiap kelompok. Metode yang populer pada kelompok hard clustering adalah Cluster K-Means. Sedangkan pada soft clustering objek tidak hanya dipetakan kedalam satu kelompok. Fuzzy K Means (FCM) merupakan salah satu metode dalam soft clustering, dimana Fuzzy K Means merupakan pengembangan dari Cluster K-Means. Cara kerja FCM adalah objek diberi probabilitas yang pada dasarnya menggambarkan kepemilikan objek ke dalam Cluster.