Irfan Kuncoro
STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA ANAK Moh Sarif; Ahsan Riadi; Irfan Kuncoro; Zainal Zainal
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 2 No 1 (2023): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v2i1.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran orang tua dalam mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial pada anak di Desa Dempo Timur Pasean Pamekasan. Subjek penelitian melibatkan orang tua dan anak berusia 7-12 tahun yang aktif menggunakan YouTube dan TikTok. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting. Mereka harus memberikan pendampingan dan pengawasan saat anak mengakses media sosial, membiasakan disiplin dalam waktu penggunaan, memantau konten yang ditonton, serta memberikan kesempatan bagi anak untuk menceritakan aktivitas mereka di rumah. Selain itu, orang tua juga harus memberikan contoh penggunaan media sosial yang baik. Rata-rata, anak-anak di Desa Dempo Timur menggunakan media sosial lebih dari 3 jam per hari
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING MANAGEMENT BASED ON THE SUNNAH VALUES OF PROPHET MUHAMMAD ﷺ IN SHAPING ISLAMIC SCHOOL IDENTITY AT ALHAZEN SCHOOL BINTARO Irfan Kuncoro
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.29738

Abstract

This study examines Islamic Religious Education learning management based on the Sunnah values of Prophet Muhammad ﷺ in shaping Islamic school identity at Alhazen School Bintaro. The background of this study lies in the challenge faced by modern Islamic schools in preserving prophetic values amid the influence of popular culture, secular learning orientations, and formalistic religious instruction. Islamic education should not only transmit religious knowledge, but also manage adab, worship habituation, teacher exemplary conduct, and school culture as an integrated learning system. This research employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews with school leaders and teachers, and documentation of learning activities and school culture. The findings show that Islamic Religious Education learning management at Alhazen School Bintaro integrates Sunnah values through teacher and student adab, morning dhikr, Qur’anic muraja’ah, worship habituation, Islamic verbal expressions, teacher role modelling, classroom discipline, and a spiritually oriented learning environment. The internalization process is implemented through habituation, exemplary conduct, Islamic environmental culture, cultural filtering, and collective religious activities. This study concludes that Sunnah-based Islamic Religious Education learning management strengthens Islamic school identity by connecting knowledge, worship, adab, character formation, and institutional culture into daily educational practices.