Kamila Izzatun Nisa
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Komunikasi Mahasiswa Asal Indonesia Di Turki Dalam Menghadapi Culture Shock Kamila Izzatun Nisa; Hery B. Cahyono
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v3i1.55

Abstract

Banyak pelajar Indonesia meninggalkan negaranya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Alasan utamanya adalah bahwa mereka ingin memiliki pengalaman baru dan menerima pendidikan berkualitas tinggi dalam skala global. Salah satu tujuannya yakni Negera Turki. Terdapat 2.673 mahasiswa Indonesia di Turki. Namun budaya Turki dan Indonesia berbeda satu sama lain dalam berbagai hal, termasuk komunikasi dan bahasa, pakaian dan penampilan, makanan, perbedaan musim, nilai dan konvensi, serta sikap dan kepercayaan. Perbedaan-perbedaan inilah yang akan menimbukan gegar budaya atau yang sering disebut culture shock. Tidak siap menghadapi perbedaan akan menghasilkan berbagai reaksi yang belum pasti sama setiap orang. Sehingga, peneliti ingin mengetahui bagaimana penyesuaian diri mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Turki. Sekaligus mengetahui hambatan yang dialami mahasiswa Indonesia di Turki. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan yakni penyesuaian diri yang dikemukakan oleh Schneiders. Penyesuaian diri merupakan teori yang sesuai dengan penelitian ini karena dalam prosesnya terdapat proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan lingkungan barunnya. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa  para mahasiswa Indonesia dapat melewati tahap penyesuaian diri. Proses penyesuaian diri tidak serta merta dengan mudah mereka lewati. Dari 5 aspek yang digunakan dalam penelitian ini, para mahasiswa Indonesia memulai dari tahap ketahap untuk mecapai puncak penyesuaian diri. Hambatan yang dialami mahasiswa Indonesia di Turki yakni dari segi bahasa, perilaku dan budaya