Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Tehadap Minat Mahasiswa Menggunakan Produk Dan Layanan Bank Syariah Andi Zulfayani; Nurmilasari Nurmilasari; A.Muh Nurul Afdhal; Asmi Rahayu; Nur Achriaty; Indri Nurfadilla
Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi” Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/metansi.v6i2.223

Abstract

Pemahaman terkait literasi keuangan syariah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi minat seseorang untuk menggunakan produk dan layanan bank syariah. Karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman literasi keuangan syariah sekaligus pengaruhnya terhadap minat mahasiswa menggunakan produk dan layanan bank syariah, khususnya bagi Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Lamappapoleonro. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yang berasal dari kuesioner terbuka yang disebar ke 22 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah mahasiwa Akuntansi Universitas Lamappapoleonro masih sangat rendah. Dilihat dari kurangnya ketertarikan mahasiswa dalam bidang keuangan syariah. Hal ini terlihat dari masih minimnya pengetahuan mahasiswa tentang konsep bank syariah, masih minimnya pemahaman mengenai perbedaan bank syariah dan bank konvensional, belum memahami kelebihan-kelebihan dari bank syariah sehingga minat menggunakan produk dan layanan bank syariah juga masih rendah. Dengan demikian saran dan rekomendasi bagi Program Studi Akuntansi Universitas Lamappapoleonro agar melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan literasi keuangan syariah mahasiswa, melalui desain pembelajaran Akuntansi Perbankan Syariah yang berkelanjutan atau menjalin kerjasama dengan pihak bank syariah untuk melakukan orientasi dan sosialisasi ke mahasiswa terkait literasi keuangan syariah sehingga mampu meningkatkan minat mahasiswa untuk menggunakan produk dan layanan bank syariah.
Analysis Of School Operational Assistance Fund Management Based On Application At SMKN 4 Soppeng Asmi Rahayu; Nur Achriaty Achmar; Muh. Aqsha Hasri
GENTARA: management and accounting research Vol. 1 No. 1 (2026): GENTARA: Management And Accounting Research
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of educational funds is a crucial aspect in supporting the continuity of teaching and learning processes at schools. One form of government support in the education sector is the School Operational Assistance (BOS) program, which aims to finance non-personnel operational needs. However, in practice, the management of BOS funds often encounters administrative and technical obstacles, particularly related to reporting and transparency. Therefore, the government has developed the ARKAS application as a digital tool to facilitate the planning, implementation, and reporting of BOS fund usage. SMKN 4 Soppeng, as one of the BOS fund recipients, also implements this application, but the extent of its effectiveness and efficiency still requires further study. This research aims to analyze the application-based management of BOS funds at SMKN 4 Soppeng, focusing on three main aspects: planning and budgeting, implementation and administration, as well as reporting and accountability of BOS funds. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects include the principal, treasurer, application operators, and parents, selected to comprehensively explore information regarding the implementation of the ARKAS application in school fund management. The results show that the management of BOS funds at SMKN 4 Soppeng generally follows applicable procedures and regulations. The planning process involves all school elements and is systematically recorded in the ARKAS application. Budget execution is supported by the e-BKU and SIPLah systems to facilitate bookkeeping and procurement. However, challenges such as limited infrastructure and technical understanding of the application remain obstacles. Therefore, it is recommended that the school and government provide continuous training for educational staff and improve technological facilities to support more effective and accountable fund management
Analysis of School Operational Assistance Fund (Bos) Management Based on Application At Smkn 4 Soppeng Asmi Rahayu; Nur Achriaty Achmar; Muh. Aqsha Hasri
GENTARA: management and accounting research Vol. 1 No. 2 (2026): GENTARA: Management And Accounting Research
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of educational funds is a crucial aspect in supporting the continuity of teaching and learning processes at schools. One form of government support in the education sector is the School Operational Assistance (BOS) program, which aims to finance non-personnel operational needs. However, in practice, the management of BOS funds often encounters administrative and technical obstacles, particularly related to reporting and transparency. Therefore, the government has developed the ARKAS application as a digital tool to facilitate the planning, implementation, and reporting of BOS fund usage. SMKN 4 Soppeng, as one of the BOS fund recipients, also implements this application, but the extent of its effectiveness and efficiency still requires further study. This research aims to analyze the application-based management of BOS funds at SMKN 4 Soppeng, focusing on three main aspects: planning and budgeting, implementation and administration, as well as reporting and accountability of BOS funds. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects include the principal, treasurer, application operators, and parents, selected to comprehensively explore information regarding the implementation of the ARKAS application in school fund management. The results show that the management of BOS funds at SMKN 4 Soppeng generally follows applicable procedures and regulations. The planning process involves all school elements and is systematically recorded in the ARKAS application. Budget execution is supported by the e-BKU and SIPLah systems to facilitate bookkeeping and procurement. However, challenges such as limited infrastructure and technical understanding of the application remain obstacles. Therefore, it is recommended that the school and government provide continuous training for educational staff and improve technological facilities to support more effective and accountable fund management
Peningkatan Literasi Pajak Daerah Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah untuk Mendorong Pertumbuhan dan Formalisasi di Kabupaten Soppeng Asmi Rahayu; Nur Achriaty Achmar; Ahmad Fajar
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1117

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal Kabupaten Soppeng melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penguatan ekonomi daerah. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya literasi pajak daerah, keterbatasan administrasi usaha, lemahnya pencatatan keuangan, serta rendahnya tingkat formalitas usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku UMKM belum memahami kewajiban perpajakan daerah, prosedur administrasi usaha, serta manfaat legalitas usaha dalam mendukung pengembangan bisnis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM mengenai literasi pajak daerah serta mendorong proses formalitas usaha melalui kegiatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Solusi yang diberikan meliputi pelatihan perpajakan daerah, pencatatan keuangan sederhana, pendampingan legalitas usaha melalui pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), peningkatan kapasitas produksi, serta penguatan pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan ini melibatkan mitra secara aktif melalui penyediaan data usaha, partisipasi pelatihan, penyusunan SOP usaha, dan komitmen dalam meningkatkan formalitas usaha. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya literasi pajak daerah, tersedianya pencatatan keuangan sederhana, meningkatnya kepemilikan legalitas usaha, serta berkembangnya kapasitas manajemen dan pemasaran UMKM. Program ini juga mendukung implementasi MBKM dan IKU perguruan tinggi melalui keterlibatan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat berbasis pengalaman nyata.
Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transformasi Praktik Akuntansi Usaha Kecil dan Menengah A. Muh. Nurul Afdal; Asmi Rahayu; Muhammad Syahril
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1118

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital. Permasalahan tersebut menyebabkan pengelolaan arus kas belum optimal, evaluasi kinerja usaha sulit dilakukan, serta keputusan bisnis masih belum berbasis data. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul “Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transformasi Praktik Akuntansi Usaha Kecil dan Menengah” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UKM melalui penerapan sistem pembukuan digital yang sederhana, efektif, dan mudah digunakan. Solusi yang ditawarkan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pencatatan keuangan, penerapan sistem pembukuan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), digitalisasi arsip transaksi, pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pendampingan pemanfaatan informasi keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan ini mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek serta pemberdayaan masyarakat secara langsung. Luaran yang dihasilkan berupa SOP pembukuan UKM, sistem pencatatan keuangan digital, peningkatan literasi akuntansi dan digital mitra, serta laporan keuangan sederhana yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan usaha. Program ini diharapkan mampu meningkatkan tata kelola, efisiensi, dan keberlanjutan UKM dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.