Analisis pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis di beberapa perairan pantai menunjukkan tekanan penangkapan yang cenderung tinggi, sedangkan tekanan penangkapan di kawasan lepas pantai relatif dinamis dimana perubahan struktur armada dengan inovasi menuju efisiensi yang tinggi terus berkembang untuk mencapai keberhasilan secara komersial. Peningkatan ketersediaan informasi peramalan daerah penangkapan ikan yang semakin dirasakan perlu untuk meningkatkan peluang keberhasilan pemanfaatannya. Daerah penangkapan ikan yang semakin jauh dari pangkalan menyebabkan terjadinya perpindahan armada antar wilayah dan interaksi antar alat tangkap. Kondisi ini mengarah pada perlunya kepastian keberadaan sediaan ikan sebagai elemen utama dalam pemananfaatan sumberdaya. Adakah upaya pelacakan daerah penangkapan ikan sebagai bagian dari skema efisiensi operasional pemanfaatan sumberdaya ikan laut di Indonesia ? merupakan pertanyaan yang memerlukan pemikiran secara komprehensif berlandaskan bukti-bukti ilmiah didalam menjawabnya. Pendekatan kehati-hatian dalam penyampaian informasi perlu diupayakan, mengingat sebagian besar hasil tangkapan ikan pelagis berada pada ukuran yang belum dewasa. Tulisan ini menggambarkan status pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis dan daerah penangkapannya bedasarkan himpunan hasil penelitian yang telah dilakukan.Kata Kunci : lkan Pelagis, Daerah Penangkapan, Efesiensi ABSTRACTAnalysis on the use of pelagic fish resources rn some coastal area showed a high catchment, while the catchment in offshore marine area was relatively dynamic where structure change of the ship with innovation to high efficiency was developed to reach commercial success. More information to predict regions to catch fishes is needed in order to increase the chance to succeed. Regions far away from the shore will cause the ships to -:.e and the catching equipments to interact. This condition leads to the need to know for sure the availability of fishes as the main element in the resource utilization. ls there any effort to determine fish catchment areas as part of operational efficiency scheme in utilization of fish resource in Indonesia? is a question that needs a comprehensive thought that is scientifically proven. Careful approach in information dissemination needs to be performed because most pelagic fishes caught were still immature. This paper describes the status of pelagic fishes utilization and their catchment areas based on previously done researches.Keywords: Pelagic Fish, Fishing Areas, Efficiency