Abstract. PT. XYZ is a company engaged in coal mining where there is a disposal which will be subject to a geotechnical review to analyze the stability of the slopes at the disposal. This study aims to determine the factor of safety and probability of sliding. The method used to determine slope stability is the Bishop Simplified and Morgenstern-Price boundary equilibrium method with the Monte-Carlo simulation approach to slack probability under static and dynamic conditions. From the results of the research that has been done, it shows that of the 4 sections analyzed, it turns out that there are 3 sections that are not safe, namely sections A-A', B-B', and D-D' with dynamic conditions using the Bishop Simplified method, successive FK values are obtained. -1,091 respectively; 0.902; 0.976. Meanwhile, the Morgenstern-Price method was 1.056; 0.91; 0.968. From these results it is necessary to redesign by changing the geometry of the slopes in order to obtain slopes with safe conditions. Based on the simulation results of the slope geometry redesign, it is recommended that a safe slope should be a single bench height of 5 meters, with the optimization that has been carried out, the recommended slope geometry. With this recommendation, static FK values were > 1.3, dynamic FK > 1.05 and PK <10% in accordance with KEPMEN ESDM 1827 K/30/MEM/2018. Abstrak. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam penambangan batubara yang mana terdapat disposal yang akan dilakukan kajian ulang geoteknik untuk menganalisis kestabilan lereng pada disposal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran, serta memberikan rekomendasi geometri lereng pada lereng yang tidak stabil agar mencapai kondisi yang aman. Metode yang digunakan dalam menentukan kestabilan lereng adalah metode kesetimbangan batas Bishop Simplified dan Morgenstern-Price dengan pendekatan probabilitas kelongosran simulasi Monte-Carlo pada kondisi statis dan dinamis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa dari 4 section yang dianalisis ternyata terdapat 3 section yang tidak aman, yaitu pada section AA’, B-B’, dan D-D’ dengan kondisi dinamis dengan metode Bishop Simplified didapatkan nilai FK berturut-turut 1,091; 0,902; 0,976. Sedangkan pada metode Morgenstern-Price beruturut-turut sebesar 1,056; 0,91; 0,968. Dari hasil tersebut perlu dilakukan desain ulang dengan mengubah geometri lereng agar mendapatkan lereng dengan kondisi aman. Berdasarkan hasil simulasi redesain geometri lereng, didapatkan rekomendasi lereng yang aman sebaiknya tinggi bench tunggal dengan tinggi 5 meter, dengan optimalisasi yang telah dilakukan, maka geometri lereng rekomendasi. Dengan rekomendasi tersebut didapatkan nilai FK statis >1,3, FK dinamis >1,05 dan PK <10% sesuai dengan KEPMEN ESDM 1827 K/30/MEM/2018.