Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INSPECTION, TESTING AND MAINTENANCE PUMP ELECTRIC & INDOOR HYDRANT DI PT. KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL RU VI BALONGAN-INDRAMAYU Ira Puspita Windiari; Edu Jaya Sijabat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16006

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu persoalan besar dalam industri, terutama pada industri Minyak dan Gas. Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tidak ada tempat kerja yang menjamin bebas risiko dari kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui program, prosedur dan implementasi Inspection, Testing and Maintenance Pump Electric dan Indoor Hydrant di PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan – Indramayu. Inspection, Testing and Maintenance merupakan cara yang dilakukan untuk mencari dan menemukan faktor-faktor kesalahan yang bisa menyebabkan kurang efesiensinya penanggulangan kebakaran diawal kejadian yang selanjutnya akan mengambil langkah-langkah atau tindakan yang diperlukan untuk pemeliharaan peralatan. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dan study literatur. Waktu pelaksanaan penelitian 23 Mei 2022 – 23 Juni 2022. Populasi pada penelitian ini adalah HSSE Departemen. Sampling yang digunakan nonprobality. Teknik yang digunakan Purposive Sampling. Data dianalisis dengan membandingkan dengan Per-Men PU No: 26/PRT/M2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan, NFPA 20 dan NDPA 25. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada program Inspection, Testing and Maintenance program sudah dilaksanakan dari Inspection sampai Maintenance dan Inspection dilakukan oleh pihak HSSE Emergency and Insurance sedangkan untuk Testing and Maintenance dilakukan oleh pihak MA-4. Selanjutnya untuk prosedur Inspection, Testing and Maintenance telah dilaksanakan sesuai dengan Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA). Implementasi Inspection, Testing and Maintenance pada pump electric dan fire indoor hydrant kegiatan Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA) telah mengacu NFPA 20 & NFPA 25. Dapat disimpulkan bahwa Inspection, Testing and Maintenance di PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan – Indramayu telah dilaksanakan sesuai dengan Tata Kerja Penggunaan Alat.
PENGOLAHAN BUAH MANGROVE MENJADI PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN PADA KELOMPOK MASYARAKAT YAYASAN LINGKUNGAN HIDUP ESTUARI DESA CEMARA WETAN KABUPATEN INDRAMAYU Mutiara Salsabiela; Asep Andri Astriyandi; Ira Puspita Windiari; Shaicfah Bachaer Nebu Nasukha; Randi Wijaya
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4680

Abstract

The mangrove ecosystem in Cemara Wetan Village, Cantigi District, Indramayu Regency, has high potential but has not been optimally utilized, especially in economic aspects. Local communities still do not understand the added value of mangroves as raw materials for food products. Community service activities were carried out in the form of training on processing mangrove fruit into food and beverage products with economic value. The implementation method included a learning-by-doing approach, interactive discussions, and direct practice consisting of three main stages: preparation, implementation, and evaluation. This activity upholds the principle of CAPACITY (Involvement, Accessibility, Participation, Nodes, Innovation, Follow-up, and Direct Application) to ensure active community involvement. The training resulted in various processed products, such as dodol (sweet candy), syrup, wrakas leaf chips, and sponge cakes made from mangrove fruit, which have been simply packaged ready for marketing. The implementation results showed a 100% participant participation rate, with high enthusiasm during both theory and practice sessions. Participants actively asked questions, discussed, and were directly involved in the entire processing process. Positive feedback was also obtained, indicating a good acceptance of this innovation. This training has successfully increased the community's capacity to utilize local resources sustainably and opened up opportunities for developing ecotourism and mangrove-based creative economic businesses.