Candra Eka Puspitasari
Apotek Pendidikan Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA/I FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN MATARAM TENTANG ANEMIA Melda Putri Zakiah; Candra Eka Puspitasari; Ni Made Amelia Ratnata Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16166

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di Indonesia karena pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang mengikuti trend modern. Ketidakseimbangan nutrisi dan kurangnya pengetahuan terkait anemia dapat menjadi faktor penyebab peningkatan risiko kejadian anemia di kalangan remaja akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram tentang anemia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Maret 2023 di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram. Populasi pada penelitian ini terdiri dari seluruh mahasiswa/i aktif Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram yang berjumlah 5595 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari 110 mahasiswa/i yang diambil dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibuat melalui Google forms dan disebarkan secara online. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan diferensial dengan bantuan Microsoft Excel dan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram memiliki tingkat pengetahuan rendah (0,91%), sedang (60,91%), dan tinggi (38,18%) tentang anemia. Setelah diuji secara statistik, tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata tingkat pengetahuan responden berdasarkan jenis kelamin, usia, dan program studi dengan p-value masing-masing sebesar 0,317; 0,433; dan 0,437. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram dominan memiliki tingkat pengetahuan sedang tentang anemia (60,91%).
KORELASI ANTARA PENGGUNAAN ASAM FOLAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DI PUSKESMAS KARANG PULE KOTA MATARAM Sulthon Annaji; Candra Eka Puspitasari; Rury Ulfa Yunandar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18766

Abstract

Asam folat merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukan satu per tiga dari sel darah merah, sehingga kekurangan vitamin tersebut berpengaruh terhadap sintesis DNA yang dapat menyebabkan gangguan anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap sikap dan praktik penggunaan asam folat bagi ibu hamil selama masa kehamilan di Puskesmas Karang Pule Wilayah Kota Mataram pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dimana instrumen yang digunakan yaitu instrumen KAP yang telah dialih bahasakan. Analisis statistika yang digunakan adalah analisis Spearman rank. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 43 sampel dengan mayoritas usia responden 26-35 tahun. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik tingkat pendidikan ibu hamil berkorelasi terhadap tingkat pengetahuan (r=0,285) dan sikap (r=0,019) terhadap asam folat, sedangkan jarak tempuh ke fasilitas kesehatan berkorelasi baik terhadap tingkat pengetahuan (r=0,086), sikap (r=0,126) dan praktik (r=0,326) ibu hamil terhadap penggunaan asam folat. Rata-rata skor pengetahuan dan praktik responden berada pada rentang cukup dan skor sikap responden menginterpretasikan hasil yang baik. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang lemah terhadap sikap (r=0,297) dan praktik (r=0,113) ibu hamil terkait penggunaan folat, sedangkan sikap ibu hamil berhubungan kuat terhadap praktik penggunaan asam folat dengan r=0,645. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil memiliki hubungan yang lemah terhadap sikap dan praktik terkait penggunaan folat, sedangkan sikap dengan praktik memiliki hubungan kuat.