Clement Drew
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MUSIK TERHADAP KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Jihan Putri Allyssa; Rebekah Malik; Clement Drew
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16245

Abstract

Masalah kesehatan mental adalah hal yang sedang menjadi permasalahan yang menjadi pembahasan di kalangan masyarakat. Permasalahan ini juga begitu melekat dikalangan mahasiswa dimana mulai banyak permasalahan yang muncul sehingga, menjadi tantangan yang harus dilalui oleh mahasiswa bahkan, berdampak pada psikologis mereka.. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh musik terhadap kesehatan mental mahasiswa universitas tarumanagara Angkatan 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penyebaran kuesioner musik dan GHQ-12 (General health questionnaire) pada Mahasiswa Universitas Tarumanagara Angkatan 2020 dengan cluster sampling. Responden yang mengikuti penelitian ini adalah sebanyak 159 orang. Studi ini merupakan studi analitik kuantitatif dan dalam melakukan analisa data digunakan Uji Chi-square dengan bantuan aplikasi SPSS 2019. Hasil hubungan antara lama waktu mendengarkan musik terhadap kesehatan mental dengan nilai p-value 0,484 dan nilai OR sebesar 1,314 memiliki makna 1,314 kali tidak memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental untuk responden dengan lama pendengaran musik ? 60 menit maupun > 60 menit. Responden dengan lama pendengaran musik ? 60 menit yang tidak mengalami kesulitan sebanyak 46 (54,1%) orang, yang agak mengalami kesulitan sebanyak 39 (45,9%) orang dan responden dengan lama pendengaran musik > 60 menit yang tidak mengalami kesulitan sebanyak 35 (47,3%) orang dan yang agak mengalami kesulitan sebanyak 39 (52,7%) orang. Sedangkan, hasil hubungan antara frekuensi mendengarkan musik terhadap kesehatan mental dengan nilai p-value 1,000 dan nilai OR sebesar 1,011 memiliki makna 1,011 kali tidak memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental untuk responden dengan frekuensi pendengaran musik 1-6 hari maupun 7 hari. Responden dengan frekuensi pendengaran musik 1-6 hari yang tidak mengalami kesulitan sebanyak 48 (50,5%) orang, yang agak mengalami kesulitan sebanyak 47 (49,5%) orang dan responden dengan dengan frekuensi pendengaran musik 7 hari yang tidak mengalami kesulitan sebanyak 32 (50,8%) orang dan yang agak mengalami kesulitan sebanyak 31 (49,2%) orang. Dan tidak terdapat hubungan antara lama pendengaran musik terhadap kesehatan mental maupun frekuensi pendengaran musik terhadap kesehatan mental.