Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau merupakan hak fundamental setiap individu. Di Indonesia, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh seluruh penduduk. Namun, meskipun adanya JKN, masih terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN. Puskesmas dan JKN adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Pemberian layanan kesehatan yang baik di puskesmas akan memungkinkan banyak peserta JKN yang memanfaatkan pelayanan kesehatan, hal ini juga berdampak sebaliknya jika pelayanan kesehatan di puskesmas dirasa buruk atau kurang baik. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan Library Research atau studi kepustakaan dengan melakukan pencarian dan tinjauan terhadap artikel jurnal yang telah dipublikasikan dari tahun 2020-2023 yang telah sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh penulis. Dalam hasil analisis literatur, ditemukan sejumlah faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Indonesia. Faktor- faktor tersebut meliputi faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, persepsi terhadap kualitas pelayanan, persepsi responden terhadap penggunaan JKN kesehatan, aksesibilitas, dan faktor sikap tenaga kesehatan terhadap pemanfaatan pelayanan bagi peserta JKN kesehatan.