Dimas Heryunanto
Department of Public Health, Faculty of Health Universitas Pembangunan Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF STUNTING EDUCATION IN IMPROVING KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN IN INDONESIA : LITERATURE REVIEW Dhanifa Aldeana Maheswari; Jazzy Dwi Arimurti; Fridya Syavina Putri; Dimas Heryunanto; Shafa Adzkia Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16468

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di banyak negara di dunia. Indonesia memiliki angka stunting tertinggi pada tahun 2021, yaitu 31,8% dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022 juga menyatakan bahwa jumlah anak stunting terbanyak di Indonesia berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (37,8%) dan Sulawesi Barat (33,8%). Beberapa dampak stunting pada anak adalah berpotensi memperlambat perkembangan otak dengan efek jangka panjang berupa keterbelakangan mental, kemampuan belajar yang rendah, dan meningkatkan risiko penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pendidikan stunting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil di Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan stunting kepada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang bersumber dari Pubmed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang publikasi dari tahun 2013-2023. Setelah disaring melalui proses inklusi dan eksklusi, ditemukan enam jurnal untuk ditinjau lebih dalam. Hasil penelitian dari 6 jurnal tersebut ditemukan bahwa edukasi stunting terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di Indonesia. Metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang stunting adalah ceramah, bermain peran, simulasi, permainan, kampanye komunikasi interpersonal, menggunakan media booklet, dan grup WhatsApp. Edukasi stunting efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan diharapkan dapat menjadi upaya untuk menurunkan angka stunting di Indonesia.