Nur Aliya Arsyad
Program Studi Ilmu Kebidanan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING EXCLUSIVE BREASTFEEDING TO BREASTFEEDING MOTHERS AT THE KAPASA HEALTH CENTER, MAKASSAR CITY Muliyana Muliyana; Reskiawati Azis; Nur Aliya Arsyad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16551

Abstract

Menyusui adalah proses alami bagi seorang ibu untuk mendukung dan mengembangkan bayinya setelah lahir. ASI adalah makanan yang sempurna untuk bayi dan mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan setidaknya selama 6 bulan pertama kehidupan. Berdasarkan Peraturan  Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, ASI adalah cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar susu ibu. Bayi disusui secara eksklusif sejak lahir hingga berusia enam tahun bulan tanpa menambah atau mengganti makanan atau minuman lainnya.  Namun,  adakalanya  seorang  ibu mengalami masalah dalam pemberian ASI. Kendala yang   utama   adalah   karena   produksi   ASI   tidak lancar . Menyusui adalah salah satu cara yang paling efektif untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak. Metode penelitian : Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan teknik purposive sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 53 orang. Hasil penelitian : ada hubungan yang signifikan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif nilai p = 0,001, ada hubungan yang signifikan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif nilai p = 0,000, ada hubungan yang signifikan pekerjaann ibu dengan pemberian ASI eksklusif nilai p = 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahun, dukungan keluarga, dan pekerjaan terhadap pemberian ASI eksklusif. Sehingga diharapkan profesional kesehatan dan pembuat kebijakan akan mendapat informasi untuk merencanakan cara terbaik dalam mendukung ibu untuk meningkatkan keberhasilan dalam memberikan Asi eksklusif.