Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Flavonoid Daun Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Ait.)Hassk.) terhadap Kadar Glukosa Darah, Serum MDA dan SOD pada Diabetes Melitus Wiranti Anggraini; AM.T. Kamaluddin; Irsan Saleh
Oceana Biomedicina Journal Vol 6 No 2 (2023): Oceana Biomedicina Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/obj.v6i2.89

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin atau kerja insulin maupun keduanya. Diabetes melitus dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu diabetes melitus tipe 1 (DMT1) dan tipe 2 (DMT2). Diabetes melitus tipe 1 (DMT1) merupakan kondisi yang sering disebut dengan DM yang bergantung insulin sedangkan DMT2 merupakan sebaliknya. Diabetes melitus tipe 2 sebagian besar ditandai oleh adanya kondisi hiperglikemia, defisiensi relatif insulin, dan resistensi insulin. Pada kondisi DM, jumlah radikal bebas yang berlebihan akan mengoksidasi dan mendegradasi komponen lipid pada membran sel sehingga terjadi peroksidasi lipid. Akibat dari terjadinya peningkatan radikal bebas, peroksidasi lipid membran sel juga akan diikuti dengan meningkatnya produk akhir yang disebut malondialdehida (MDA) dan penurunan Superoksida Dismutase (SOD). Tujuan literatur riview ini adalah untuk mengumpulkan literatur terkait pengaruh flavonoid sebagai antioksidan terhadap kadar glukosa darah, serum MDA dan SOD pada kondisi diabetes melitus, dalam kurun waktu 2013-2021. Kumpulan referensi yang didapat kemudian ditelaah dan disusun secara sistematis untuk dibahas lebih lanjut. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa flavonoid memiliki efek sebagai antioksidan yang berpengaruh terhadap kadar glukosa darah, penurunan kadar MDA, dan peningkatan kadar SOD pada diabetes melitus.