Supri Hartini
Program Studi Diploma Tiga Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN NA2EDTA DAN K2EDTA Agil Fitri Lestari; Supri Hartini; Dwi Setiyo Prihandono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17147

Abstract

Dalam pemeriksaan laboratorium ada tiga tahap pemeriksaan, yaitu tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik. Tahapan pra analitik pada pemeriksaan hematologi menggunakan darah vena yang ditambahkan dengan antikoagulan. EDTA adalah antikoagulan untuk pemeriksaan hematologi dan terdiri dari 3 macam, yaitu Na2EDTA, K2EDTA dan K3EDTA. Jenis EDTA yang masih banyak digunakan di laboratrium saat ini adalah Na2EDTA padahal antikoagulan yang direkomendasikan oleh WHO, ICSH dan CLSI untuk pemeriksaan hematologi adalah K2EDTA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah trombosit pada penggunaan antikoagulan Na2EDTA dan K2EDTA. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah 30 sampel darah yang diambil dari mahasiswa sehat Tingkat I Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Kaltim. Pengambilan data menggunakan lembar kuisioner dan pengambilan langsung sampel darah yang diperiksa menggunakan observasi laboratori. Darah yang diambil kemudian dibagi menjadi 2 tabung dengan antikoagulan Na2EDTA dan K2EDTA kemudian diperiksa pada alat Hematology Analyzer. Pengolahan dan analisa datanya menggunakan analisa univariat. Penelitian menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan jumlah tombosit dengan antikoagulan Na2EDTA dan K2EDTA didapatkan hasil normal (96,7%) dan tidak normal (3,3%). Hasil perhitungan jumlah trombosit menggunakan antikoagulan Na2EDTA dan K2EDTA didapatkan  perbedaan tertinggi sebesar 54.000 sel/ µl dan  terendah sebesar 2.000 sel/ µl. Dari hasil didapatkan kesimpulan bahwa sampel dengan antikoagulan K2EDTA memiliki hasil yang lebih tinggi daripada sampel dengan antikoagulan Na2EDTA.