Suri Afnanita
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIMBULNYA ACNE VULGARIS PADA REMAJA REMAJA SANTRI PESANTREN BABUN NAJAH Suri Afnanita; dr. Surya Nola; dr. Eva Mardalena
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17274

Abstract

Acne vulgaris yang sering dikenal dengan jerawat merupakan suatu kondisi terjadinya inflamasi pada area kulit yang dapat berupa komedo, papul, pustul, nodul, dan kista dengan predileksi di wajah, leher, bahu, dada, punggung dan lengan atas. Acne vulgaris dapat menganggu penampilan fisik seseorang, selain itu dapat menimbulkan skar, sehingga Acne vulgaris dapat mempengaruhi jiwa seseorang seperti kurang percaya diri, minder dan depresi. Tujuan penelitian untuk mengatahui faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya Acne vulgaris pada remaja santri, mengetahui persentasi Acne vulgaris berdasarkan jenis kelamin, mengetahui faktor terbanyak penyebab Acne vulgaris, dan untuk mengetahui tingkat keparahan Acne vulgaris pada remaja di Pesantren Modern Babun Najah Tahun 2023 dengan metode yang digunakan adalah case study. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2023 didapatkan sebanyak 123 sampel. Karakteristik responden diukur dengan menggunakan kuesioner yang diwawancarai oleh peneliti. Kesimpulan: angka kejadian Acne vugaris pada remaja santri pesantren Babun Najah berdasarkan jenis kelamin lebih dominana pada laki-laki sebanyak 54%, berdasarkan umur 14 tahun sebanyak 33,3%, berdasarkan derajat akne ringan sebanyak 56,1%, berdasarkan pola makan yaitu yang banyak mengkonsumsi makanan yang beresiko timbulnya acne sebanyak 73%, berdasarkan kosmetik responden yang tidak menggunakan kosmetik sebanyak 66,7% responden, berdasarkan genetik, responden yang tidak bergenetik akne sebanyak 83%, berdasarkan hygien yang tidak membersihkan wajah setelah beraktifitas sebanyak 62,6%, berdasarkan pola tidur yang tidak baik sebanyak 65%, berdasarkan stres responden yang mengalami stres sebanyak 62,6%. Demikian kesimpulan yang didapatkan oleh peneliti yang berlokasi dipondok pesantren Modern Babun Najah.