Annisah Al Afdiyan
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK GEJALA FISIK PMS (PREMENSTRUAL SYNDROME) PADA MAHASISWI FKM UNIVERSITAS AIRLANGGA Annisah Al Afdiyan; Syadilla Rahmansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17451

Abstract

PMS merupakan kumpulan gejala dan secara konsisten terjadi selama tahap luteal dari siklus menstruasi. Sekitar 80-95% perempuan mengalami gejala premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya. Berbagai gejala fisik yang paling umum dialami perempuan saat menjelang menstruasi meliputi kram atau nyeri perut 51%, nyeri sendi, otot atau punggung 49%, nyeri pada payudara 46%, dan perut kembung 43%. Penelitian ini berfokus pada gejala fisik yang dialami oleh mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga saat menjelang menstruasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner dengan Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Teknik sampel yang digunakan yakni menggunakan purposive sampling. Distribusi Gejala Fisik PMS yang dialami mahasiswi FKM Universitas Airlangga tahun 2023, gejala fisik yang paling banyak dialami oleh mahasiswi adalah nyeri otot sebanyak 55 responden (40,15%), timbulnya jerawat sebanyak 44 responden (32,12%) yang mengeluhkan timbulnya jerawat dengan kadar sedang sedangkan sebanyak 39 responden (28,47%) dengan kadar berat mengeluhkan timbulnya jerawat. Kesimpulan dari penelitian ini setiap mahasiswi pasti mengalami gejala fisik PMS namun yang membedakan tiap individu adalah intesitas rasa sakitnya, yang paling banyak dialami dengan intesitas rasa sakit kategori sedang adalah nyeri otot sebanyak 55 responden merasakannya.