Iwan Iskandar
Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SURVEI KEPADATAN LALAT DI PASAR BARU KELURAHAN TANJUNG UBAN SELATAN KABUPATEN BINTAN Risman Kurnia; Aisyah Nabilah Azman; Iwan Iskandar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17525

Abstract

Pasar sebagai sarana tempat umum berdasarkan persyaratan yang ada selain aman dan nyaman juga harus bebas dari vektor dan binatang pengganggu. Lalat merupakan vektor perantara penyakit berbasis lingkungan yang dipengaruhi oleh lingkungan fisik, biologi, dan sosial budaya. Angka kepadatan lalat merupakan salah satu cara penilaian baik  atau buruknya sanitasi lingkungan di suatu wilayah, semakin tinnginya angka kepadatan lalat, menunjukkan bahwa wilayah tersebut sanitasi berada pada kategori yang buruk. Penelitian bertujuan untuk mengetahui   tingkat kepadatan lalat di Pasar Baru, Kelurahan Tanjung Uban Selatan Kabupaten Bintan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasi yaitu pengamatan langsung terhadap 8 titik yang dijadikan pengamatan penelitian. Populasi di penelitian ini yaitu tempat atau sumber yang menjadi penyebaran penyakit yang dibawa oleh lalat di Pasar Baru Keluraha Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. Sebanyak  8 titik yang akan di jadikan sampel di dalam penelitian yang terdiri dari kios daging, kios ikan, kios sayur, kios buah, TPS, kios penjual makanan, kios penjual sembako dan kios penjual pakaian. Data diperoleh dengan melakukan pengukuran angka kepadatan lalat dilokasi yang terpilih sebagai sampel, dengan menggunakan Fly-grill dan Hand counter. Hasil penelitian menunjukkan dari 8 titik loaksi yang diamati, 2 lokasi dengan tingkat kepadatan lalat sedang,  5 lokasi dengan tingkat kepadatan lalat tinggi dan 1 lokasi dengan kepadatan lalat sangat tinggi. Angka kepadatan lalat  tertinggi yaitu pada lokasi TPS   di Pasar Baru Kelurahan Tanjung Uban Kabupaten Bintan,  hal ini dapat di pengaruhi oleh sampah-sampah hasil kegiatan  di pasar tersebut dengan jumlah kepadatan lalat 21,8.