PT X merupakan perusahaan bergerak pada bidang produksi pakan ternak di Sidoarjo. PT X dalam menjalankan proses operasionalnya menghasilkan berbagai zat sisa, salah satunya adalah bahan pencemar udara yang dapat mencemari udara lingkungan kerja. Bahan pencemar udara yang dihasilkan diantaranya gas Sulfur Dioxide (SO2), Carbon Monoxide (CO), Nitrogen Dioxide (NO2) dan Particulate Matter (PM 2,5). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis udara ambien PT X dengan menggunakan metode EHRA. Penelitian ini menganalisis risiko kesehatan yang diterima pekerja akibat paparan polutan udara dengan menggunakan metode Environmental Health Risk Assessment (EHRA). Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja gudang muat PT X. Data yang digunakan adalah data pemantauan kualitas udara tahun 2022 yang bersumber internal PT X. Data dianalisis untuk identifikasi bahaya, dosis respon, perhitungan intake, dan karakteristik risiko akibat pajanan melalui inhalasi. Hasil analisis pajanan dengan populasi beresiko berjumlah 9 orang yang bekerja pada area gudang muat, waktu pajanan sebesar 8 jam/ hari dengan frekuensi pajanan sebesar 260 hari/tahun, durasi pajanan rata-rata sebesar 15,33 tahun. Pajanan SO2, CO, NO2, PM2,5 sebesar 0,026 mg/m3, 1,206 mg/m3, 0,011 mg/m3, 0,002 mg/m3 secara inhalasi pada orang dewasa yang bekerja di area gudang muat PT X dengan berat badan rata-rata 59,8 kg, masih aman untuk frekuensi pajanan 260 hari/tahun hingga 30 tahun mendatang. Kualitas udara ambien PT X tidak beresiko terhadap kesehatan untuk estimasi frekuensi pajanan 260 hari/tahun hingga 30 tahun mendatang.