Najwa Aurellya
Bagian Ilmu Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN DERMATITIS ATOPIK DI KELURAHAN SUKATANI KABUPATEN TANGERANG PRA DAN PASCA PENYULUHAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI Najwa Aurellya; Irene Dorthy Santoso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18820

Abstract

Dermatitis atopik merupakan bentuk khusus dari eksim dan merupakan penyakit inflamasi kronis yang dapat kambuh dan terutama menyerang anak – anak. Etiologi dermatitis atopik sangat kompleks, melibatkan faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi pada gangguan epidermis dan sistem imun tubuh. Prevalensi dermatitis atopik di Indonesia masih cukup tinggi dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Angka tertinggi kasus dermatitis atopik di Provinsi Kalimantan, yaitu 11,3% dan angka paling kecil terdapat di Provinsi Sulawesi Barat dengan presentase 2,57%. Tujuan penelitian adalah meningkatkan pengetahuan orang tua di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang terhadap dermatitis atopik dengan metode penyuluhan melalui video edukasi.  Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pra – eksperimental one group pre – test dan post – test. Teknik simple random sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2023. Total sampel 103 responden. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis melalui uji Wilcoxon. Temuan penelitian menunjukan 3 responden (2,9%) berpengetahuan baik, 23 responden (22,3%) dengan pengetahuan cukup, dan 77 responden (74,8%) berpengetahuan kurang sebelum diberikan penyuluhan. Kemudian setelah diberikan penyuluhan menjadi 9 responden (9%) berpengetahuan baik, 71 responden (68,9%) dengan pengetahuan cukup, dan 23 responden (22,3%) berpengetahuan kurang. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam pengetahuan mengenai dermatitis atopik sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan melalui video edukasi (p – value = 0,000), dengan perbedaan rerata senilai 17,08.  Sehingga, bisa ditarik kesimpulan bahwasanya penelitian ini berhasil meningkatkan pengetahuan responden mengenai dermatitis atopik dengan pendekatan penyuluhan menggunakan video edukasi.