Yohanes Tumewu
Ilmu Keperawatan Universitas Widya Nusantara Palu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI UPT. RSUD BANGGAI LAUT Teguh Hadijaya; Moh. Malikul Mulki; Sintong H Hutabarat; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.19114

Abstract

Pengeliolaan diiet DM diapat menicegah terjaidinya koimplikasi. Kepaituhan diiet mierupakan sialah satiu kiunci keiberhasilan dialam penatalakisaan  peinyakit  DM.  Hial  teirsebut  diikarenakan peirencanaan miakan merupakain salaih satiu dairi 4 piliar utiama daliam pengeloliaan DM. ketitiidakpiatuhan terhiadap diiet DM, penderita DM masiih kiurang miengerti teintang makianan yaing dapiat meinyebabkan terjaidinya komiplikasi DM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhann Diet  Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di UPT. RSUD Banggai Laut. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 38 orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square.. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar responden (50,0%) memiliki pengetahuan yang baik dengan kepatuhan yang baik. Hasil analisis bivariat dengan Uji Chi-Square diperoleh Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhann Diet  Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di UPT. RSUD Banggai Laut yaitu nilai p 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhann Diet  Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di UPT. RSUD Banggai Laut. Saran Bagi pasien dan keluarga diharapkan bisa mempertahankan dan mendorong terkait pengetahuan dengan kepatuhan diet pasien diabetes meilitus agar dapat mengontrol gula darahnya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWAT DALAM PENATALAKSANAAN KEGAWATDARURATAN JALAN NAFAS PADA PASIEN CEDERA KEPALA BERAT DI IGD RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Olivia Ningsih Aros; Juwita Meldasari; Vidya Urbaningrum; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.19115

Abstract

Kurangnya fasilitas dan sumber daya yang memadai, yang dapat menghambat profesional kesehatan dalam memberikan intervensi yang diperlukan yang sering berkontribusi terhadap kegagalan dalam menangani kasus-kasus darurat secara efektif. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keahlian dalam menangani situasi darurat juga dapat berkontribusi. Selama observasi peneliti dari 7 orang perawat yang sudah mengikuti pelatihan BTCLS, 3 diantaranya yang mengikuti tetapi belum mampu melaksanakan Standar Operasional Prosedur penanganan pasien cedera kepala berat. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan  dengan kemampuan perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan jalan nafas pada pasien cedera kepala di IGD RSUD Undata. Jenis penelitian ini kuantitatif  dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah perawat pelaksana di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 43 orang. Sampel berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel total populasi. Hasil penelitian dari 77 responden yang menunjukkan kualitas pelayanan kesehatan baik sebanyak 39 responden (50,6%) dan yang kurang baik sebanyak 38 responden (49,4%). Minat berkunjung kembali sebanyak 49 responden (63,6%) dan  tidak berminat sebanyak 28 responden (36,4%), hasil uji Chi-Square nilai p value: 0,000 (p value ? 0,05). Simpulan ada hubungan pengetahuan  dengan kemampuan perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan jalan nafas pada pasien cedera kepala. Saran bagi RSUD Undata agar bisa membuat jadwal penyuluhan atau sosialisasi bisa memberikan penyegaran materi Bantuan Hidup Dasar
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD BANGGAI Siti Salmi Sombili; Wahyu Sulfian; Arini Arini; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.19171

Abstract

Angka harapan hidup yang tinggi pada lansia menyebabkan risiko untuk mengalami berbagai penyakit termasuk hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai Laut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien lansia dengan hipertensi yang berkunjung ke Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai dengan besar sampel sebanyak 48 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan uji alternative Chi Square dengan Contunity Correction yang menunjukkan hasil ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD dengan nilai p value 0.000 atau <0.05. Artinya, pasien lansia hipertensi dengan pengetahuan yang baik akan meningkatkan perilaku pencegahan kekambuhan hipertensi lebih besar dengan berperilaku positif dalam mencegah kekambuhan hipertensi. Simpulannya adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Hipertensi terhadap upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai Laut. Saran bagi perawat dapat meningkatkan perannya sebagai edukator dan care giver dalam meningkatkan pengetahuan pada lansia dengan memberikan informasi mengenai gejala hipertensi, mengetahui faktor yang dapat mengendalikan kekambuhan hipertensi penatalaksanaan hipertensi, serta melakukan pemeriksaan darah secara berkala.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGGAI LAUT Nurhayati N. Dohona; Yulta Kadang; Sintong, H. Hutabarat; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20882

Abstract

Minat berkunjung kembali pasien tergantung pada kualitas mutu  pelayanan  kesehatan  yang  diberikan  di   rumah  sakit, sehingga memberikan  suatu  dorongan  kepada  pasien  untuk  dapat mempercayai suatu  pelayanan  yang  diberikan  dan dapat  terjalin  hubungan  yang  kuat  antara  pasien  dengan  rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat berkunjung kembali pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Banggai Laut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif  dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. populasi berjumlah 332 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 oraang yang ditentukan berdasarkan Non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data yg digunakan adalah analisis univariat dan bivariat, penelitian ini mengunakan beberapa sumber data yang menjadi acuan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, serta penelitian ini di analisis mengunakan dua uji yang berbeda yaitu untuk analisis univariat uji yang digunakan adalah uji distribusi frekuensi dan untuk analisis bivariat mengunakan uji chi-square. Hasil didapatkan sebagian besar responden yang berpendapat kualitas pelayanan kesehatan dengan kategori baik sebanyak 35 responden (89,7%), mengatakan berminat berkunjung kembali dengan nilai p value: 0,000 (p value ? 0,05). Simpulan ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat berkunjung kembali pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Banggai Laut. Saran bagi RSUD Banggai diharapkan melakukan survei mutu  secara berkesinambungan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan kesehatan dan mutu pelayanan di rumah sakit.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PEMBERIAN INFORMED CONSENT PADA PASIEN PRE OPERASI DI UPT. RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGGAI LAUT I Wayan Sugamiasa; Yulta Kadang; Abdul Rahman; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20879

Abstract

Informed consent diartikan sebagai persetujuan yang diberikan oleh pasien atau kerabat dekatnya setelah mendapat penjelasan lengkap tentang tindakan pengobatan yang akan dilakukan, persetujuan tindakan dapat melaui lisan atau secara tertulis, kesesuaian harapan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan  dapat mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan kepadanya. Untuk mendukung hal tersebut, pemberian informed consent pre operasi juga harus memperhatikan sisi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang informed consent terhadap kepuasan pemberian informed consent pada pasien pre operasi di UPT. RSUD Banggai Laut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Observasional Analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling, penelitian ini mengunakan beberapa sumber data yang menjadi acuan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, serta penelitian ini di analisis mengunakan dua uji yang berbeda yaitu untuk analisis univariat uji yang digunakan adalah uji distribusi frekuensi dan untuk analisis bivariat mengunakan uji fisher exact test.  Hasil penelitian dengan menggunakan uji fisher exact test 0,000 (< 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepuasan pasien.  Kesimpulan ada hubungan  antara tingkat pengetahuan dengan kepuasan pemberian Informed consent. Saran Bagi profesi perawat menambah pengetahuan dibidang keperawatan dalam rangka pengembangan profesi keperawatan