Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Citra Merek, Harga, Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Laptop Asus (Studi Kasus Pada Konsumen Laptop Asus di Kota Surabaya) Suyono Suyono; Y. B. Trisno Ingky. F
Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmki-widyakarya.v1i4.1272

Abstract

Competition in the laptop industry today is getting tougher. Each of these laptop manufacturers creates laptop products that have good quality, to be able to have a competitive advantage in the laptop industry. This study aims to explain the influence of brand image, price, and product quality in influencing purchasing decisions from ASUS brand laptops and which ones have the greatest influence on purchasing decisions on ASUS brand laptops. Brand image is a requirement of a strong brand. So if the manufacturer creates a brand image, that image will be difficult to erase from the memory of consumers. In creating a brand image, manufacturers must slowly and carefully so that the brand image they create can attract and make consumers always remember the brand.
Pengaruh Citra Merek, Harga, Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Laptop Asus (Studi Kasus Pada Konsumen Laptop Asus di Kota Surabaya) Suyono Suyono; Y. B. Trisno Ingky. F
Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmki-widyakarya.v1i4.1272

Abstract

Competition in the laptop industry today is getting tougher. Each of these laptop manufacturers creates laptop products that have good quality, to be able to have a competitive advantage in the laptop industry. This study aims to explain the influence of brand image, price, and product quality in influencing purchasing decisions from ASUS brand laptops and which ones have the greatest influence on purchasing decisions on ASUS brand laptops. Brand image is a requirement of a strong brand. So if the manufacturer creates a brand image, that image will be difficult to erase from the memory of consumers. In creating a brand image, manufacturers must slowly and carefully so that the brand image they create can attract and make consumers always remember the brand.
Pengaruh Growth Mindset dan Inovasi Produk terhadap Business Sustainability pada Wirausaha Generasi Z di Surabaya Erika Henny Azalika; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11098

Abstract

Keberlanjutan bisnis merupakan tantangan penting yang dihadapi wirausaha Generasi Z di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis di Kota Surabaya. Tingginya risiko kegagalan usaha pada fase awal mendorong perlunya identifikasi faktor-faktor yang mendukung keberlangsungan bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Growth Mindset dan Inovasi Produk terhadap Business Sustainability pada wirausaha Generasi Z di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 130 wirausaha Generasi Z yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form dengan skala Likert empat poin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Growth Mindset berpengaruh positif dan signifikan terhadap Business Sustainability dengan nilai t hitung sebesar 13,260 dan signifikansi 0,000. Inovasi Produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Business Sustainability dengan nilai t hitung sebesar 7,585 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, Growth Mindset dan Inovasi Produk berpengaruh signifikan terhadap Business Sustainability dengan nilai F hitung sebesar 129,882 dan signifikansi 0,000. Growth Mindset menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap keberlanjutan bisnis. Temuan ini menunjukkan bahwa pola pikir yang berorientasi pada pengembangan diri serta kemampuan menghasilkan inovasi produk secara berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan dan keberlangsungan usaha Generasi Z di Surabaya.
Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Berkah Illahi di Kecamatan Menganti Gresik Ari Leonaldi; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11441

Abstract

Perkembangan industri kuliner yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha untuk memahami berbagai faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Rumah Makan Berkah Illahi di Kecamatan Menganti, Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Rumah Makan Berkah Illahi, sedangkan sampel berjumlah 130 responden yang ditentukan menggunakan rumus Ferdinand. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas sehingga layak digunakan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda yang didukung uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 5,053 dan signifikansi 0,000. Variabel lokasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 8,019 dan signifikansi 0,000, serta menjadi variabel yang memberikan pengaruh lebih dominan. Secara simultan, harga dan lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan melalui nilai F hitung sebesar 132,140 dengan signifikansi 0,000. Temuan penelitian menegaskan bahwa penetapan harga yang sesuai serta lokasi usaha yang strategis menjadi faktor penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen dan daya saing Rumah Makan Berkah Illahi di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat.
Pengaruh Work-Life Balance Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z Di Surabaya Akhmad Ferry Saputra; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Work-Life Balance dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Surabaya ”. Generasi Z sebagai angkatan kerja terbaru memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam hal keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta preferensi terhadap lingkungan kerja yang nyaman dan fleksibel. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi kepada perusahaan agar dapat lebih memperhatikan kebijakan untuk karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan antarvariabel dalam populasi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kuesioner. Sampel penelitian mencakup sekitar daerah Surabaya sebanyak 100 responden, dipilih menggunakan metode probabilitas sampling. Instrumen kuesioner diukur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, di mana semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, maka semakin tinggi tingkat Kepuasan Karyawan. Lingkungan Kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, terutama dari aspek kenyamanan, hubungan antar rekan kerja, serta fasilitas kerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Surabaya. Dengan demikian, perusahaan perlu mempertimbangkan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja. Hal ini penting guna mempertahankan karyawan Generasi Z dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal dan Pengembangan Karier serta Peran Motivasi Berprestasi sebagai Variabel Moderasi terhadap Kinerja Dosen DPK LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur: The Influence of Interpersonal Communication and Career Development and the Role of Achievement Motivation as a Moderating Variable on the Performance of Lecturers at the DPK LLDIKTI Region VII, East Java Suyono Suyono
JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS, DAN SOSIAL (EMBISS) Vol. 6 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV ODIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59889/embiss.v6i4.450

Abstract

This study aims to analyze the influence of interpersonal communication on the career development and performance of lecturers and examine the role of achievement motivation as a moderating variable in the relationship between career development and performance of lecturers at the Regional Lecturers Association (DPK) of the Indonesian Higher Education Institution (LLDIKTI) Region VII, East Java. The study used a quantitative approach with explanatory research methods. The study sample consisted of lecturers at the Regional Lecturers Association (DPK) of the Indonesian Higher Education Institution (LLDIKTI) Region VII, East Java, selected using proportional random sampling. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that interpersonal communication had no significant effect on career development (?=0.196; p=0.252) or lecturer performance (?=0.085; p=0.277). Career development also had no direct effect on lecturer performance (?=0.007; p=0.808). However, achievement motivation was shown to positively moderate the relationship between career development and lecturer performance (CR=3.929; p<0.001), indicating that the higher the achievement motivation, the stronger the contribution of career development to improving lecturer performance.The research findings indicate that career development does not automatically improve lecturer performance; rather, its effectiveness is largely determined by the lecturer's level of achievement motivation. Therefore, career system development in higher education needs to be integrated with strategies to increase achievement motivation to optimally improve lecturer performance.