Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Pemberdayaan Wakaf Berbasis Community Development Pada Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kota Cirebon Agustin Windianingsih; Ahmad Yusri; Mulki Siregar
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2023): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2023.vol6(1).12515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis community development model di lahan wakaf Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Cirebon. Metode kajian yang digunakan adalah metode kuantitatif menggunakan sotfware SPSS dan metode yang menggunakan statistik deskriptif yaitu menganalisis dari nilai frekuensi dan nilai rata-rata skala likert yang dinilai oleh responden. Dari hasil penelitian dan identifikasi pengolahan data dapat dilihat dan disimpulkan bahwa fasilitas yang tersedia dan kemudahan akses dalam lahan wakaf Manbaul Ulum berpengaruh positif terhadap meningkatnya ekonomi masyarakat dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan ibadah, pendidikan, kesehatan dan interaksi sosial budaya di lahan wakaf Pondok Pesantren Manbaul Ulum. Temuan yang didapat dari responden adalah Nazhir wakaf Pondok Pesantren Manbaul Ulum dinilai sudah melakukan tugas manajerialnya secara profesional. Temuan lain yang didapat adalah masyarakat sudah teredukasi dengan baik akan pentingnya berwakaf dan tergerak berpartisipasi dalam program wakaf di Pondok Pesantren Manbaul Ulum. Keterbatasan penelitian ini adalah ruang lingkup penelitian pemberdayaan ekonomi berbasis community development ini hanya dilakukan pada Pondok Pesantren Manbaul Ulum.
Analisis Postur Kerja Pada Aktivitas Produksi Kain Batik Dengan Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment Erie Maulidia Safitri; Mulki Siregar
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v5i2.1055

Abstract

Batik tradisional biasanya diproduksi secara manual dengan menggunakan anggota tubuh pekerja. Penggunaan anggota tubuh pada pembuatan batik menyebabkan adanya keluhan rasa sakit atas kondisi kerja yang buruk atau jenis pekerjaan yang dilakukan, seperti posisi duduk terlalu lama atau aktivitas dengan beban berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja dan keluhan rasa sakit pada pekerja di UMKM Sembung Batik, serta mengevaluasi tingkat risiko cedera dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Penelitian dilakukan selama dua bulan dengan melibatkan sembilan pekerja dalam proses produksi batik tradisional. Metode yang digunakan termasuk penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM), pengamatan langsung, dan pengambilan gambar untuk perhitungan RULA. Hasil penelitian menunjukan bahwa keluhan yang paling umum dirasakan adalah rasa sakit pada bahu dan lengan atas. Jenis kelamin, usia, dan jenis pekerjaan juga mempengaruhi keluhan tersebut. Berdasarkan analisis RULA, ditemukan bahwa proses pencantingan berada pada tingkat risiko sedang dan memerlukan perbaikan segera. Postur duduk dan posisi kaki lurus ke depan merupakan masalah utama yang perlu ditangani. Juga teridentifikasi korelasi antara keluhan rasa sakit pada lengan atas dengan postur tubuh dan aktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam postur kerja dan penyesuaian aktivitas untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan pekerja di UMKM Sembung Batik.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. AEON Indonesia Nur Ahdiany; Mulki Siregar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4911

Abstract

Pada kajian yang telah dilaksanakan pada PT. AEON Indonesia (store Jakarta Garden City) bertujuan untuk mengetahui secara berkelanjutan mengenai pengaruh disiplin kerja serta motivasi kerja pada kinerja karyawan baik secara simultan maupun secara parsial. Pengambilan sampel pada kajian ini menggunakan probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner, kemudian dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, dan juga uji hipotesis. Hasil penelitian ini memperoleh persamaan regresi Y = 18,534 + 0,056 X1 + 0,830 X2 + e yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) secara simultan terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 25,019 dengan nilai sig. F 0,000 < 0,05. Pada saat yang sama, diketahui bahwa Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai adjusted R-squared sebesar 0,624. Hal ini berarti variabel Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) memiliki pengaruh sebesar 62,4% terhadap Kinerja Karyawan (Y).
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. AEON Indonesia Nur Ahdiany; Mulki Siregar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4911

Abstract

Pada kajian yang telah dilaksanakan pada PT. AEON Indonesia (store Jakarta Garden City) bertujuan untuk mengetahui secara berkelanjutan mengenai pengaruh disiplin kerja serta motivasi kerja pada kinerja karyawan baik secara simultan maupun secara parsial. Pengambilan sampel pada kajian ini menggunakan probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner, kemudian dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, dan juga uji hipotesis. Hasil penelitian ini memperoleh persamaan regresi Y = 18,534 + 0,056 X1 + 0,830 X2 + e yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) secara simultan terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 25,019 dengan nilai sig. F 0,000 < 0,05. Pada saat yang sama, diketahui bahwa Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai adjusted R-squared sebesar 0,624. Hal ini berarti variabel Disiplin Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) memiliki pengaruh sebesar 62,4% terhadap Kinerja Karyawan (Y).
The Relationship Between Family, School, and Community Learning Environments and Student Learning Achievement in Elementary School Syauqi Musfirah Daud Pisba; Fatimah Azzahra; Putri Nadina Shafira Islamy; Irvan Trisno Susandi; Hendardi Rizaldi; Mulki Siregar
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 2 (2026): Inpress
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i2.17180

Abstract

Student learning achievement is influenced by multiple educational environments, yet previous studies have mostly examined family, school, and community environments separately. Evidence regarding their simultaneous relationships with elementary students' learning achievement remains limited. This study aimed to examine the relationships between family, school, and community environments and students' learning achievement at SDN Batu Ampar 10 PG. A quantitative cross-sectional survey was conducted with 67 students selected through simple random sampling. Data were collected using four-point Likert-scale questionnaires and analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, t-tests, F-test, and the coefficient of determination (R²) in SPSS. The findings showed that all instruments were valid and reliable, while the regression model met the assumptions of normality, multicollinearity, and heteroscedasticity. The school environment (β = 0.478, p < 0.001) and community environment (β = 0.263, p = 0.023) were significantly associated with learning achievement, whereas the family environment, despite showing a positive coefficient (β = 0.179), was not statistically significant (p = 0.074). Collectively, the three environments significantly explained students' learning achievement (F = 29.062, p < 0.001; R² = 0.581). These findings indicate that school and community environments demonstrate stronger associations with learning achievement than the family environment in this context. The study underscores the importance of integrating multiple educational environments to better support elementary students' academic achievement.