Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI DENGAN PENDEKATAN APLIKASI TENSICARE BERBASIS SMARTPHONE Febbyasi Megawaty Rangka; Jessica Novia; Diana Intan Gabriella Lusiana
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 10 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v10i1.10553

Abstract

Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab utama angka kematian global 43 juta jiwa pada kasus tahun 2021, terutama akibat penyakit kardiovaskular. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan prevalensi hipertensi sebesar 30,8% pada usia ≥ 18 tahun, mencapai sekitar 60,8 juta penderita. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2024 pada warga RW 03 Kelurahan Binong, Kabupaten Tangerang menunjukkan 45 orang (23,44%) mengalami hipertensi pada kelompok usia > 45 tahun. Kegiatan PkM hibah DPPM Kemendiksaintek Tahun 2025 nomor 120/C3/DT.05.00/PM/2025 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pemantauan tekanan darah secara mandiri mengunakan alat ukur digital (OMRON) serta pencatatan rutin melalui aplikasi TensiCare berbasis smartphone. PkM dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 September 2025 dengan 100 peserta, hasil pemeriksaan menunjukkan 38 peserta prehipertensi, 17 peserta hipertensi tingkat 1, 9 peserta hipertensi tingkat 2 dan 7 peserta hipertensi tingkat 3. Sebanyak 50 peserta menerima hibah alat ukur tekanan darah OMRON dan aplikasi TensiCare, yang pemantauan penggunaannya dilakukan melalui grup whatsapp dan tiga kali kunjungan lanjutan. Kegiatan PkM terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dari hasil post-test 82.2%, penggunaan aplikasi TensiCare 72% dan meningkatkan kepatuhan minum obat 78%. Pengukuran tekanan darah mandiri dan penggunaan aplikasi TensiCare berkontribusi meningkatkan kesadaran, perubahan perilaku kesehatan serta menjaga stabilitas tekanan darah masyarakat.
Uji Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etil Asetat Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) pada Mencit Jantan Andriyani; Yohan Aditya Manik; Febbyasi Megawaty Rangka
Pro-Life Vol. 10 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v10i2.4950

Abstract

Binahong plants has been widely used for treatment many diseases such as diabetic mellitus. Binahong leaves have been studied for secondary metabolic compounds including saponins, flavonoids, steroids, and terpenoids. Objective of the study was to performed in vivo antihyperglycemic test of binahong leaves ethyl acetate extract on blood sugar levels in male mice (Mus musculus). Binahong leaves were macerated with ethyl acetate solvent  and antihyperglycemic test using glucose 40 mg/20 gBW tolerance method. In the study, number of mice  used were 25 mice and divided into 5 treatment groups namely negative control, positive control, ethyl acetate extract of binahong leaves dose of 100 mg/KgBW, 200 mg /KgBW, and 400 mg/KgBW. The results of the study  were ethyl acetate extract of binahong leaves contained secondary metabolites of alkaloids, flavonoids, saponins, and phenols. Data analysis was performed using Statistical Product and Service (SPSS) with the One-Way ANOVA test and post hoc Tukey. The results showed that there was a significant difference (p <0.05) which stated that binahong leaves ethyl acetate extract had good effect  in lowering blood glucose levels with an effective dose 100 mg/KgBW.