Erma Fitria Rini
Urban and Regional Planning Program, Universitas Sebelas Maret [Scopus ID: 57201116906]

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jejak karbon mahasiswa: perbandingan sebelum dan saat diberlakukan kebijakan belajar dari rumah Paramita Rahayu; Isti Andini; Hakimatul Mukaromah; Murtanti Jani Rahayu; Winny Astuti; Rufia Andisetyana Putri; Erma Fitria Rini
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i2.56143

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah pola mobilitas masyarakat. Pembatasan pergerakan harian diperkirakan akan mengubah banyak aspek dalam kehidupan manusia, termasuk diantaranya persepsi pada interaksi dan aktivitas secara daring, penggunaan kendaraan umum, maupun pola konsumsi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa secara umum terjadi reduksi jejak karbon setelah pandemi Covid-19 menyerang. Penelitian ini fokus pada kelompok mahasiswa yang mengalami perubahan karakteristik aktivitas perkuliahan semenjak pandemi. Data tentang frekuensi pergerakan, penggunaan peralatan listrik, dan konsumsi makanan dikumpulkan dari populasi mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sebelas Maret sebagai dasar perhitungan perubahan jejak karbon mahasiswa sebelum dan saat implementasi kebijakan belajar dari rumah. Analisis dengan metode kuantitatif menunjukkan bahwa jejak karbon mahasiswa berkurang, baik pada aspek kegiatan harian, aktivitas akademik maupun transportasi. Persentase terbesar pada aspek akademik ditunjukkan dengan lebih dari 80% pengurangan penggunaan kertas. Perubahan lingkungan tinggal mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa yang kembali ke rumah mencatat penurunan jejak karbon yang lebih besar ketimbang mahasiswa yang masih bertahan untuk tinggal di kost di sekitar kampus UNS. Perubahan kebiasaan dalam aktivitas harian mahasiswa selama pandemi menunjukkan bahwa pandemi membawa efek positif dalam pengurangan jejak karbon. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi pembelajaran dalam jaringan dengan luar jaringan pada saat pandemi berakhir untuk mengurangi jejak karbon mahasiswa dalam jangka waktu yang lebih lama.