Tri Ananda Erwin
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Situasi Trematodiasis Pada Kambing Di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Nugroho Nugroho; Tri Ananda Erwin; Kamaru Kamaru; Mohamad Riski
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 1 (2023): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.1.233-236.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi Trematodiasis pada kambing di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Sampel yang digunakan adalah feses kambing. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 86 sampel. Pengambilan sampel feses dilakukan secara acak proporsional disetiap Desa di Kecamatan Tilongkabila. Pemeriksaan sampel feses menggunakan metode natif, metode sedimentasi dan metode pengapungan. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan mikroskop binokuler, 12 sampel feses ditemukan telur cacing Trematoda. Dengan demikian proporsi positif kasus Trematodiasis pada kambing di Kecamatan Tilongkabila sebesar 13,9%.
Situasi Cestodiasis Pada Kambing Di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Nugroho Nugroho; Tri Ananda Erwin; Rahman Rahman; Arham Arham
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.575-578.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi Cestodiasis pada kambing di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah feses kambing yang diambil melalui palpasi rektal dan atau feses yang baru keluar saat defekasi. Kambing diambil secara acak isidental tidak membedakan jenis kelamin, umur dan ras kambing. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 93 feses. Metode pemeriksaan feses menggunakan metode natif, metode sedimentasi, dan metode pengapungan. Hasil penelitian diperoleh dari 90 sampel feses yang diperiksa, 13 sampel feses ditemukan adanya telur cacing Cestoda.