Iqbal Kharisudin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPROVING THE AUTODIDACT LEARNING OF STUDENT ON KALKULUS THROUGH COOPERATIVE LEARNING “STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION” BY PORTFOLIO PROGRAMMED Bambang Eko Susilo; Iqbal Kharisudin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 1 (2010): April 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v27i1.196

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang masih rendah otodidak belajar siswa dalam ceramah. Penelitian ini dilakukan pada perkuliahan Kalkulus II diambil oleh mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNNES. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus berisi tentang perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi-refleksi. Sebelum itu, ada pembagian ke dalam klasifikasi diskusi terdiri dari empat atau lima orang setiap kelompok. Hasil penelitian telah dilakukan dua siklus penelitian. Siklus I mencapai hanya 12 siswa atau 27,91% dari seluruh siswa yang belajar secara otodidak mendapatkan skor 60 berarti masih di bawah indikator keberhasilan penelitian ini, yaitu 60%. Jadi perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dari portofolio yang telah dikumpulkan, dapat dilihat bahwa kreativitas siswa dalam membuat kuesioner yang masih rendah. Umumnya mereka tidak mendapatkan referensi kecuali dari kelas mereka. Siklus II mencapai 27 siswa atau 62,79% dari seluruh siswa yang mendapatkan skor otodidak belajar 60 sehingga indikator keberhasilan telah tercapai. Tapi ada masih ada gelisah tentang perbedaan skor cara belajar secara otodidak siklus I dan II, yaitu hanya 4,53, sehingga untuk siklus berikutnya peningkatan skor harus memiliki perhatian. Dari studi di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif " student teams achievement division " (STAD) oleh portofolio diprogram sebagai pengembangan perencanaan Aku Kalkulus dapat meningkatkan otodidak belajar siswa. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti karena masalah belajar tidak bisa selesai oleh satu model pembelajaran. Penelitian perlu mengembangkan setiap model pembelajaran dan menerapkannya di kelas untuk siswa tidak bosan. Itu diperlukan penelitian selanjutnya yang melihat dampak dari model pembelajaran dari sisi lain, misalnya dalam kreativitas dalam membuat kuesioner di dalam kelas dalam dan luar ruangan belajar.Kata Kunci: student teams achievement division, autodidact learning, portfolio programmed