Jamiah
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JAPB

Analysis of Cost of Goods Manufactured Using the Full Costing Method at Pempek & Coffee 99 Shop in Pembataan, Tabalong Regency Sania Maharani; Jamiah
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1491

Abstract

Di era modern ini, dunia usaha dan dunia industri sedang mengalami perkembangan pesat. Hal ini dibuktikan dengan adanya teknologi yang semakin canggih dan semakin banyaknya pengusaha baik mikro maupun makro yang bersaing menjual produk unggulan mereka. Pelaku usaha tersebut bisa dari perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Usaha kecil disebut Usaha Kecil Menengah (UKM) atau sering disebut Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada pempek & kopi 99 dan untuk mengetahui perbandingan antara penetapan harga pokok produksi secara tradisional dengan metode full costing pada kedai pempek & kopi 99. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk menjelaskan perhitungan dalam menentukan harga pokok produksi adalah dengan menggunakan metode full costing yang mencakup seluruh data produksi selama satu tahun mulai dari bulan Januari hingga Desember. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode tradisional pada kedai Pempek & Kopi 99 di Pembataan, Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 13.488 sedangkan Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada kedai Pempek & Kopi 99 di Pembataan, Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 13.906 sehingga harga pokok produksi yang dihasilkan kedua metode tersebut memiliki perbedaan tinggi yaitu selisih nilai harga pokok produksi dari kedua metode tersebut adalah sebesar Rp 418.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Niaga STIA Tabalong Fristia Adelika Pasya; Jamiah
JAPB Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v9i1.1529

Abstract

Meningkatnya tantangan finansial yang dihadapi mahasiswa di tengah arus perkembangan teknologi informasi dan gaya hidup konsumtif menuntut kemampuan untuk mengelola keuangan secara mandiri. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Literasi keuangan yang baik diyakini dapat membantu individu dalam membuat keputusan keuangan yang tepat, menghindari perilaku konsumtif, serta meningkatkan kesejahteraan finansial jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Niaga STIA Tabalong, serta menganalisis seberapa besar pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan tersebut. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Niaga semester 6 dan 8. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 261 mahasiswa, dan jumlah sampel sebanyak 72 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik yaitu, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi linier sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Niaga STIA Tabalong. Besarnya pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa adalah sebesar 68% yang berpengaruh secara positif dan signifikan, sedangkan 32% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini