Cita Tresnawati
Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan, Bandung, Jawa Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN INTEGRATIVE MODEL BERBANTUAN LKS INTERACTIVE DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI Aulia Nurazizah; Cita Tresnawati; Uus Toharudin
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.217-226

Abstract

Kemajuan sains dan teknologi pada abad 21 menjadi sebuah pertimbangan seorang pendidik dalam menyampaikan pengetahuan. Strategi pembelajaran dalam proses belajar perlu diseimbangkan dengan perkembangan zaman. Salah satu strategi belajar adalah dengan menggunakan integrative model berbantuan LKS Interactive. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan integrative model dalam meningkatkan keterampilan metakognitif siswa pada materi sistem reproduksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One-Grup Pre-test and Post-test. Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Lemahabang Karawang. Instrumen yang digunakan yaitu tes kognitif dan metakognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kognitif taraf signifikan 0,000 α 0,05, dan metakognitif signifikan 0,005 α 0,05 dapat diartikan hasil tersebut menunjukkan model pembelajaran integrative melalui kegiatan mendeskripsikan, membandingkan, menemukan pola, menjelaskan persamaan dan perbedaan, membuat hipotesis, dan menggeneralisasi dengan berbantuan LKS interaktif mampu meningkatkan keterampilan metakognitif siswa pada indikator pengetahuan strategi, pengetahuan kinerja kognitif, dan pengetahuan diri dengan rata-rata persentase 73,3%. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan integrative model berbantuan LKS Interactive pada konsep sistem reproduksi sangat baik dengan rata-rata persentase 93,3%. Terkait hasil tersebut efektivitas integrative model berpengaruh terhadap kognitif dan metakognitif dengan hasil yang menunjukkan feedback positif.
Implementasi Concept Development Model Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Reni Adetia; Cita Tresnawati; Uus Toharudin
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.235–241

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa diakibatkan kurangnya dukungan model dan media pembelajaran yang mampu membantu mereka meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas implementasi concept development model berbantuan video animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi, serta tanggapan mereka terhadap proses pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berpikir kritis. Sejumlah 31 siswa kelas XI MIPA di salah satu SMA Swasta di Bandung dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi concept development model berbantuan video animasi pada taraf signifikansi 0,05 , artinya signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Peningkatan tersebut ditunjukan dengan nilai N-gain 0,83 pada kategori tinggi. Hasil kemampuan memberikan penjelasan sederhana pada taraf 91%, membangun keterampilan dasar sebesar 85%, menyimpulkan sebesar 93%, membuat keputusan lebih lanjut sebesar 96% dan mengatur strategi dan taktik sebesar 97%. Selain itu respon terhadap pembelajaran yang dilakukan pada siswa menunjukan respon positif dengan rata-rata 78 pada kriteria baik. Secara keseluruhan concept development model dengan tahapan mencantumkan, pengelompokan, pelabelan, pengelompokan ulang dan sintesis menggunakan bantuan video animasi mampu mengorientasikan  kemampuan berpikir kritis siswa dengan baik.