PT. Harmak Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan dan peremukan andesit yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan pemuatan dan pengangkutan dilakukan dengan menggunakan kombinasi alat gali muat Excavator Hyundai 220-95H dan alat angkut Mitsubishi Fuso SHD- X6.6 dan Toyota Dyna 130HT. Penelitian dilakukan dari front penambangan hingga dumping area. Berdasarkan penelitian di lapangan, terdapat geomteri jalan angkut yang tidak sesuai dengan standar perusahaan diantaranya; Lebar jalan tidak memenuhi standar lebar minimum, kemiringan jalan >8% dan amblasan >5 cm. Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh kondisi jalan angkut terhadap konsumsi bahan bakar alat angkut . Perhitungan konsumsi bahan bakar dilakukan dengan metode yaitu berdasarkan beban kerja penggunaan Rimpull. Berdasarkan data dari perusahaan diketahui bahwa konsumsi bahan bakar alat angkut Mitsubishi Fuso SHD- X6.6 yaitu 1,402 gallon/jam dengan produksi alat angkut 11,25 ton/jam, rasio bahan bakar alat angkut 0,125 gallon/ton dan alat angkut Toyota Dyna 130HT yaitu 1,591 gallon/jam dengan produksi alat angkut 11,15 ton/jam, rasio bahan bakar alat angkut 0,143 gallon/ton. Setelah dilakukan perbaikan efisiensi kerja dan penyesuaian geometri jalan angkut meliputi; lebar jalan sesuai lebar standar minum, kemiringan tidak lebih dari 8% dan amblasan jalan angkut kurang dari 5cm diperoleh konsumsi bahan bakar alat angkut Mitsubishi Fuso SHD- X6.6 yaitu 1,371 gallon/jam, rasio bahan bakar alat angkut 0,104 gallon/ton dan alat angkut Toyota Dyna 130HT yaitu 1,559 gallon/jam, rasio bahan bakar alat angkut 0,119 gallon/ton.