R. Hariyanto
Teknik Pertambangan UPN “Veteran” Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN TEKNIS PENGONTROLAN GROUND VIBRATION LEVEL PADA OPERASI PELEDAKAN BEDROCK SOROWAKO EAST DAN WEST AREA PT VALE INDONESIA TBK, SOROWAKO KECAMATAN NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN Arwan Wira Yudha; R. Hariyanto; Hasywir Thaib Siri; Ketut Gunawan; Indri Lesta Siwidiani
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 8, No 1 (2022): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v8i1.9129

Abstract

PT Vale Indonesia Tbk, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pertambangan dengan komoditas tambang utamanya adalah mineral logam yang berupa nikel laterit dan berada di Sorowako Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Bedrock dari komoditas tambang nikel laterit tersebut dimanfaatkan sebagai material penguatan bersama dengan material slag dan reject yang nantinya akan digunakan dalam pembuatan dyke, disposal dan main haul road. Pembongkaran bedrock dilakukan dengan metode pengeboran dan peledakan. Salah satu masalah yang sering timbul akibat kegiatan peledakan adalah efek getaran tanah (ground vibration). Tercatat pada bulan Januari hingga Maret 2020 nilai peak particle velocity (PPV) mencapai 3,5 mm/s pada jarak 420 meter di Sorowako east dan telah melebihi standar ambang batas nilai PPV terhadap bangunan sekitar. Menurut SNI 7571 : 2010 efek peledakan pada salah satu quarry Sorowako east dikatakan tidak aman terhadap bangunan dan kebun warga sekitar. Bangunan warga yang masuk ke dalam radius safe distance peledakan tergolong bangunan kelas II “jenis bangunan dengan pondasi, pasangan bata dan adukan semen saja, termasuk bangunan dengan pondasi dari kayu dan lantainya diberi adukan semen”, dengan nilai batas aman peak particle velocity < 3 mm/s. Berdasarkan data hasil pengukuran ground vibration aktual dianalisis menggunakan pendekatan teori scaled distance dan multivariate regression analysis untuk mendapatkan hubungan antara ground vibration dan jumlah isian bahan peledak anfo per delay. Rumusan hasil analisis dapat dijadikan acuan untuk menentukan jumlah isian bahan peledak anfo per delay agar ground vibration yang dihasilkan dapat terkontrol dan tidak melebihi batas aman. Hasil prediksi rumusan ground vibration usulan untuk Sorowako west dan east adalah rumusan prediksi berdasarkan teori multivariate regression analysis dengan persen kesalahan relatif rata - rata untuk peak particle velocity (PPV) prediksi yaitu sebesar 22,36 % dan 30,99 % terhadap peak particle velocity (PPV) aktual. Rumusan prediksi ground vibration usulan kemudian digunakan untuk usulan isian bahan peledak anfo per delay Sorowako west dengan bangunan kelas III yaitu jarak 100 meter sebanyak 20,41 kg/delay dan jarak 700 meter sebanyak 5328,31 kg/delay, sementara untuk Sorowako east dengan bangunan kelas II yaitu jarak 100 meter sebanyak 22,69 kg/delay dan jarak 700 meter sebanyak 472,77 kg/delay.