Azizia Azzahra Milenia Putri, Milda Istiqomah, Fines Fatimah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: aziziaazzahramp@gmail.com  Abstrak Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor penyebab seorang anak melakukan tindak pidana pencurian pencurian sepeda motor serta upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan seluruh masyarakat terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor di Kabupaten Malang. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fakta di lapangan mengenai pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor di Kabupaten Malang yang melibatkan anak, sekalipun sudah ada aturan hukum yang mengatur terkait tindak pidana itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan pendekatan kriminologis. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara kepada responden serta data sekunder dan data tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari penelitian menggunakan metode di atas, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada bahwa faktor yang memengaruhi anak melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor terdiri dari faktor internal seperti faktor psikis, faktor usia, dan faktor kerusakan moral, serta faktor eksternal seperti faktor ekonomi, faktor keluarga, faktor pendidikan, dan faktor pergaulan. Adapun upaya penanggulangan yang dilakukan dibagi menjadi dua, yaitu upaya penal yang dilakukan oleh Polres Malang serta upaya non penal yang dilakukan oleh Polres Malang dan masyarakat setempat. Kata Kunci: anak, kepolisian, pencurian, sepeda motor  Abstract This research discusses the factors causing a child to get involved in a motorbike theft and the measures taken by the police and public to tackle this issue happening in the Regency of Malang. This research departs from the fact that motorbike involving a child in the crime often happens despite the regulation prohibiting such a crime. This research employs an empirical-juridical method and socio-juridical and criminological approaches. Research data consist of the primary materials obtained from interviews, and secondary and tertiary data from library research. this data was then analyzed using a descriptive-qualitative method. The research results reveal that there are several factors causing the child to get involved in the crime, including internal factors such as psychological condition, age, and moral damage, and external factors such as economy, family, education, and social environment. The measures taken to tackle this issue involve a penal process by the Sub-Regional Police Department of Malang and a non-penal process initiated by the police concerned and the locals. Keywords: child, police department, theft, motorbike