Hidayati Fauziah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA YANG DILAKUKANPRODUSEN OBAT SIRUP YANG TIDAK LAYAK EDAR DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN Hidayati Fauziah
Brawijaya Law Student Journal Sarjana Ilmu Hukum, Juni 2023
Publisher : Brawijaya Law Student Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidayati Fauziah, Abdul Madjid, Fines Fatimah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: hidayatifauziah2303@gmail.com Abstrak Produk-produk yang dikonsumsi masyarakat harus memenuhi persyaratan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan agar tidak membahayakannyawa. Namun masih terdapat obat yang tidak layak edar seperti obat sirupyangmenyebabkan gagal ginjal akut pada anak di Indonesia. Obat sirup tersebut jugamenjadi faktor terbesar banyak anak-anak yang meninggal dunia dan menderitapenyakit gagal ginjal akut akibat mengkonsumsi obat sirup yang beredar. Olehkarena itu perlu dianalisis bagaimana pertanggungjawaban pihak terkait denganhal ini khususnya perusahaan produsen obat sirup. Dalamhal ini penulismengangkat rumusan masalah apakah perbuatan produsen obat sirup yangtidaklayak edar dapat dipandang tindak pidana dalam perspektif perlindungankonsumen dan siapa yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap obat sirupyang tidak layak edar tersebut. Kemudian dalam penelitian ini, metode yangpenulis gunakan adalah yuridis normatif yang menggunakan metode pendekatanperundang-undangan (Statute Approach). Dari hasil penelitian dengan metodedi atas, penulis memperoleh jawaban yang ada bahwa tindakan perusahaanobat sirup memproduksi dan menjual obat sirup yang mengandung cemaran EGdanDEG di atas batas aman melanggar pasal 8 huruf a Undang-undang Nomor 8Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Pihak yang dapat dipertanggungjawabkan adalah direksi perusahaan berdasarkan ketentuanpadaUndang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas danteori identifikasi. Kata Kunci: obat berbahaya, kejahatan korporasi, pertanggungjawaban Abstract All consumable products must meet the standard set forth in laws and regulations for the safety of all. However, a syrup-based medicinal product has been found to cause acute kidney failure in children in Indonesia. Some children were reported dead after taking this syrup-based medicine. Departing from this issue, this research investigates whether the distribution of this defective medicinal product can be deemed criminal from the perspective of consumer protection and which party should be held liable for this problem. This research employs a normative-juridical method and a statutory approach, revealing that the manufacturer has produced and sold this syrup-based medicine with EG and DEG exceeding safe levels, which violates Article 8 letter a of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The director of the company producing the medicine must be held liable under Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and identification theory. Keywords: defective medicinal product, corporate crime, liability