Muhammad Ghanif, Sihabudin, Shinta Puspita Sari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: muhammadghanif@student.ub.ac.id Abstrak Perasuransian terdapat kekaburan norma yang dapat berimplikasi pada suatu ketidakpastian hukum. Boedel pailit akan dibayarkan terlebih dahulu pembayarannya kepada pihak yang mana, hak pemegang polis, tertanggung, atau peserta sebagai nasabah perusahaan asuransi tersebut. Akan tetapi perlu kejelasan dari kedudukan kreditor asuransi jiwa, dikarenakan asuransi jiwa memiliki evenement yang tidak dapat ditentukan Sehingga sangat dibutuhkan penjelasan kedudukan dari kreditor tersebut. Berdasarkan hal tersebut diatas, skripsi ini mengangkat rumusan masalah: 1)Bagaimana kedudukan Hukum pemegang polis pada perusahaan asuransi jiwa yang dipailitkan? Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan perundan-undangan. Teknik penelusuran bahan hukum yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan. Teknik analisis bahan hukum menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dari Hasil penelitian dengan metode diatas, penulis memperoleh hasil bahwa pemegang polis yang pembayaran preminya telah jatuh tempo seperti di dalam Asuransi Jiwa misalnya maka berhak atas pembayaran klaim asuransi atas Perusahaan yang dinyatakan pailit dimana Tertanggung mempunyai keduduan sebagai Kreditor yang diutamakan atau disebut kreditor preferen, sedangkan apabila pembayaran klaim asuransinya masih belum jatuh tempo atau evenemennya belum terjadi maka kedudukannya tertanggung atau pemegang polis disini adalah Kreditor biasa atau kreditor konkuren. Kata Kunci: asuransi, pailit, kedudukan pemegang polis, kreditor, evenement Abstract Insurance is laden with vague norms that may lead to legal uncertainty. The bankruptcy estate is paid to policyholders, the insured, or the insurance company’s clients. However, it should be made clear regarding the position of the creditors in an insurance company, considering that life insurance is related to uncertain events. That is, the clear standing of creditors is required. Departing from this issue, this research aims to study: 1) the legal standing of policyholders of a bankrupt insurance company. This research employed a normative-juridical method and a statutory approach. The legal materials were obtained from library research and analyzed based on a descriptive-qualitative method. The research results reveal that the policyholders in a bankrupt insurance company whose premium payment is due are still entitled to the right to receive the payment of insurance claims. In this case, the insured serves as a preferential creditor. On the other hand, if the claim payment is not due yet or the event has not taken place, the insured or a policyholder is positioned as a concurrent creditor. Keywords: insurance, bankrupt, the position of the policyholder, creditor, event