I Wayan Rasna
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Strategi Tatap Muka Terbatas di Sekolah Menengah Pertama Ni Putu Cindy Ayu Lestari; I Wayan Rasna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.60879

Abstract

Pengaruh pandemi covid-19 yang belum berakhir tentunya mempengaruhi sistem pembelajaran. Sistem pembelajaran yang dilaksanakan dengan pembelajaran daring dianggap kurang efektif untuk kegiatan belajar-mengajar. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya pemahaman siswa dalam pembelajaran. Pandemi covid-19 yang sudah mulai melandai membuat kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka terbatas agar kegiatan belajar-mengajar bisa dilakukan secara tatap muka walaupun dengan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan strategi tatap muka terbatas di sekolah menengah pertama. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah pertama dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia, hasil belajar bahasa Indonesia, dan respons siswa terhadap pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas efektif digunakan dalam keadaan pandemi covid-19 agar kegiatan pembelajaran bisa dilaksanakan secara tatap muka terbatas, selain itu mecegah terjadinya learning loss yang terjadi akibat pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan gambaran kegiatan pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas pada masa pandemi covid-19, hasil belajar siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas.