Amin Ridwan, Amin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU AGAMA DALAM BIMBINGAN KONSELING SISWA SEKOLAH DASAR Ridwan, Amin
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.059 KB) | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v4i1.47

Abstract

Karakteristik siswa sekolah dasar sanga tunik. Perilaku dan model komunikasinya sanga tunik karena bawaan sifat kekanak-kanakannya. Guru Sekolah Dasar (SD) yang terdiri dari guru kelas, guru matapelajaran, merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan di sekolah dasar. Demi terselenggarannya kegiatan bimbingan di SD, sangat diperlukan peran serta kepala sekolah dan guru Agama serta personil lain yang ada di SD. Jurnal ini membahas definisi peserta didik sekolah dasar serta model bimbingan dan konselingnya. Learners in primary schools have very distinctive characteristics to the nature of childhood, ranging from models of Conduct to communicate. Business in primary school usually consists of principals, classroom teachers, subject teachers, operator up to the administrative staff are the spearhead of the implementation of education and teaching. Indeed, teacher guidance and counseling specifically yet. But the implementation of all personnel in primary schools in a comprehensive manner. For the sake of implementation guidance activities in primary schools, indispensable role of the school principal, it is very necessary role of principals and teachers of religion and other personnel in elementary school. This journal discusses the definition of primary school learners as well as guidance and counseling models.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN FULLDAY SCHOOL Ridwan, amin
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelaksananan fullday school merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi berbagai masalah pendidikan, baik dalam prestasi, maupun moral akhlak. Dengan penyelengaraan fullday school, harapan bagi orang tua di antaranya dapat mencegah dan menetralisir kemungkinan dilakukannya kegiatan-kegiatan negatif. Secara implementatif, sudakah mutu karakter pendidikan yang dilaksanakan dengan Fullday school berhasil? Satu sisi tujuan fullday school atau pendidikan terpadu cukup baik, tetapi mutu karakter pendidikan yang akan dikembangkan, masih tidak jelas. Hal ini bisa dianalisa bagaimana kesiapan kurikulum, SDM, apakah pembiayaan terjangkau dan integrated activity sudah selaras dengan tujuan yang diharapkan. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa masalah yang perlu penyelesaian, di antaranya fullday schooll terjebak pada orientasi kognitif (cognitive oriented), fullday school lebih berorientasi beban kerja bagi para pendidik, dan fullday school bukan solusi absolut. Berdasarkan hal tersebut, solusi yang menurut penulis dapat meningkatkan mutu fullday school di antaranya, keteladanan (SDM), manajemen Pendidikan dan boarding school (madrasah berasrama). Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Fullday School, Masalah Pendidikan.
Array Membangkitkan Jiwa Kewirausahaan di Kalangan Guru : Array Ridwan, amin
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2022): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan jiwa entrepreneurship menjadi hal yang krusial di masa depan. Kewirausahaan telah menjadi peran penting. Melalui kewirausahaan akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Ini terutama untuk orang-orang yang sedang berkembang. Artikel ini akan menjelaskan tentang pengembangan kewirausahaan bagi mahasiswa dan dosen. Mereka memiliki posisi peran yang strategis dalam mengembangkan sikap kewirausahaan. Program kewirausahaan terutama dalam praktik kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan; mencari peluang bisnis melalui kegiatan dosen; menggunakan perjanjian kerjasama industri.