This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dampak
Lea Purnama
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEBARAN KEBISINGAN BANDAR UDARA ADI SUMARNO MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB Lea Purnama; Rd. Indah Nirtha Nilawati; Nova Annisa
Dampak Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.18.1.32-36.2021

Abstract

Noise is an unwanted sound that comes from a business or an activity in a certain time level that can cause health problems and comfort. The level of aircraft noise exposure around Adi Sumarmo International Airport can cause disruption to residents living in close proximity to the airport. The creation of airport noise maps is urgently required to identify residential areas that are affected in certain areas. The aircraft noise contour is created by the model using Matlab Software. This study use LWECPN as the evaluation indicator for aircraft noise according to Government Regulation No.40 of 2012. It is recommended that the noise level in cultural and educational areas should be less than 70 dB, whereas the level at other living areas should be no more than 75 dB. The method used in this study consisted of several processes: modeling steps, programming steps, and modeling validation. Based on the aircraft noise simulation of Adi Sumarmo Airport it was found that the regional coverage of area with LWECPN > 80 dB was 4,13 km2, including 1,16 km2 residents living and 5 educational buildings, LWECPN 75-80 dB was 2,27 km2 including 1,912 km2 residents living and 5 educational buildings, and LWECPN 70-75 dB was 6,4 km2 including 8 educational buildings. Keywords: Noise, Modelling, Validation ABSTRAK Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki yang berasal dari dari usaha atau suatu kegiatan dalam tingkat waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan. Tingkat kebisingan yang dihasilkan pesawat dari Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo dapat menyebabkan gangguan terhadap permukiman penduduk yang berada di sekitarnya. Pembuatan peta sebaran kebisingan penting dilakukan untuk mengidentifikasi permukiman yang terkena dampak kebisingan tersebut. Peta kontur kebisingan dihasilkan dari model yang dibuat dengan menggunakan software Matlab. Pada penelitian ini indeks kebisingan yang digunakan yaitu WECPNL yang sesuai dengan PP No. 40 Tahun 2012. Dalam indeks kebisingan WECPNL, tingkat kebisingan diharuskan kurang dari 70 dB untuk kawasan sekolah, dan tidak lebih dari 75 dB untuk kawasan permukiman penduduk. Metode yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap permodelan, tahap pemrograman, dan validasi model. Berdasarkan hasil simulasi kebisingan pesawat di Bandar Udara Adi Sumarmo, terdapat kawasan tingkat kebisingan dengan WECPNL > 80 dB seluas 4,13 km2 yang terdiri dari 1,16 km2 untuk kawasan permukiman dan terdapat 5 bangunan sekolah yang berada pada kawasan tersebut. Selain itu luas total kawasan tingkat kebisingan dengan WECPNL 75-80 dB sebesar 2,27 km2 yang terdiri dari kawasan permukiman seluas 1,912 km2 dan terdapat 5 bangunan sekolah. Pada kawasan tingkat kebisingan WECPNL 70-75 dB mencakup luas wilayah sebesar 6,4 km2 dimana pada kawasan tersebut terdapat 8 bangunan sekolah. Kata Kunci: Kebisingan, Permodelan, Validasi.